detikNews
Jumat 14 Juni 2019, 14:45 WIB

577 Hektare Lahan Padi di Magetan Kekeringan, Air Telaga Sarangan Dialirkan

Sugeng Harianto - detikNews
577 Hektare Lahan Padi di Magetan Kekeringan, Air Telaga Sarangan Dialirkan Telaga Sarangan Foto: (iStock)
Magetan - Kekeringan telah melanda 20 desa di lima kecamatan di Magetan. Kekeringan berdampak ke 557 hektar lahan padi dan 167 hektar di antaranya telah puso atau gagal panen.

Untuk mencegah puso makin meluas dinas Pertanian bersama Dinas PUPR Magetan mulai mengambil langkah. Upaya dilakukan dengan membuka pintu air dari telaga Sarangan agar kekeringan tidak meluas.

"Kita mengambil langkah untuk menurunkan air dari telaga sarangan agar kekeringan dan puso tidak makin meluas," terang Kabid Sumber Daya Air Dinas PUPR Magetan Yuli K Iswahyudi saat dihubungi detikcom Jumat (14/6/2019).

Air dari telaga Sarangan, kata Yuli, dialirkan malam hari. Debit air yang dialirkan sekitar 450 hingga 500 liter per detik.


"Untuk menurunkan air dari telaga Sarangan sebesar 450 hingga 500 liter per detiknya. Untuk waktu kita pilih mulai malam hari mengingat waktu yang efisien itu agar cepat sampai ke lahan," katanya.

Diungkapkan Yuli, untuk sampai ke lahan petani, air dari telaga sarangan membutuhkan waktu sekitar 12 jam. Setiap malam petugas dinas PUPR melakukan kontrol ke pintu air di telaga Sarangan.

"Selalu kita tugaskan kontrol air yang turun dari telaga Sarangan agar tidak meluas kekeringannya. Mengingat kemarau juga belum tahu sampai kapan," imbuhnya.

Sebelumnya, tanaman padi yang mengalami kekeringan tersebar di lima kecamatan. Yakni Kecamatan Panekan, Barat, Sukomoro, Parang, dan Kecamatan Magetan.

Di Kecamatan Panekan, kekeringan terjadi di Desa Turi, Sidowayah, Banjarejo, Mangasri. Kemudian di Kecamatan Barat yakni di Desa Bogoreno.


Di Kecamatan Parang kekeringan melanda Desa Parang, Mategal, Ngaglik, Tamanarum, Pragak, Krajan, Joketro. Sedangkan di Kecamatan Sukomoro padi yang mengalami kekeringan ada di Desa Truneng, Bogem, Kedungguwo, Bibis dan Kentangan. Lalu di Kecamatan Magetan padi yang mengalami kekeringan ada di Desa Purwosari, Baron, Selosari dan Mangkujayan.

Saat ini, di Magetan terdapat 21 ribu hektare tanaman padi yang tersebar di 18 Kecamatan. Untuk antisipasi terjadinya gagal panen pada musim tanam MK kedua, Dinas Pertanian mengimbau petani untuk beralih menanam palawija.



Tonton video Musim Hujan, Ratusan Hektare Sawah di Subang Kekeringan:

[Gambas:Video 20detik]


(fat/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed