detikNews
Kamis 13 Juni 2019, 12:29 WIB

300 Polisi Dikerahkan Amankan Sidang Video Hina NU Gus Nur

Deny Prastyo Utomo - detikNews
300 Polisi Dikerahkan Amankan Sidang Video Hina NU Gus Nur Polisi berjaga di pintu masuk Pengadilan Negeri Surabaya (Foto: Deny Prastyo Utomo)
Surabaya - Sebanyak 300 personel polisi mengamankan sidang Sugi Nur Raharja alias Gus Nur di Pengadilan Negeri Surabaya. Gus Nur menjalani sidang kasus video hina NU yang berjudul 'Generasi Muda NU Penjilat.

"Sebanyak 300 personel dari Brimob Polda Jatim 1 SSK, Gabungan Polsek sebanyak 20 personel, Gabungan Dalmas Polres, K9, patko, mobil water canon 1 kompi dikerahkan untuk mengamankan sidang Gus Nur kali ini," ujar Kapolsek Sawahan Kompol Dwi Eko Budi saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (13/6/2019).

Dwi Eko mengatakan jumlah anggota yang diterjukan sama dengan jumlah personel yang mengamankan sidang Ahmad Dhani lalu.


"Jumlah sama, tidak jauh berbeda," kata Dwi.

Sementara itu, Kepala Satuan Koordinasi Wilayah Banser Jatim, Yuniato Mastenk mengatakan banyaknya anggota banser yang berada di Pengadilan Negeri Surabaya bukan untuk melakukann aksi. Namun dalam persidangan ini, pihaknya ingin memberikan support kepada kiai-kiai NU yang menjadi saksi dalam persidangan kasus Gus Nur.

"Hari ini kan persaksian dari kiai-kiai NU salah satunya Kiai Nuruddin Ar Rahman dari Bangkalan. Baliau masuk di Rais Surya di PWNU Jatim. Maka kami berinisiatif dengan teman-teman, bahwa ini kiai kita dan sedang memperjuangkan harkat dan martabat NU. Maka kita punya kewajiban mengamankan beliaunya. Kalau di dalam menjadi kewajiban pihak pengadilan dan kepolisian. Kita pingin memberi support kepada beliau apapun risikonya apa yang beliau sampaikan kita akan backup penuh. Karena kita adalah banser. Karena banser adalah bentengnya ulama. Maka kita punya kepentingan moral positif," jelas Masteng.


Masteng menambahkan personel Banser yang hadir kali ini datang dari tiga kota yakni Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo.

"Yang sudah hadir 150, rencananya dari Surabaya 200, Sidoarjo 100 dan Gresik belum melaporkan," ujar Mastenk.
(fat/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed