detikNews
Selasa 04 Juni 2019, 10:55 WIB

Penyelundupan 700 Ekor Burung dari Makassar ke Surabaya Digagalkan

Hilda Meilisa - detikNews
Penyelundupan 700 Ekor Burung dari Makassar ke Surabaya Digagalkan Karantina Surabaya gagalkan penyelundupan burung dari Makasar (Foto: Istimewa)
Surabaya - Menjelang lebaran, Karantina Pertanian Surabaya mengamankan 700 ekor burung ilegal. Burung-burung ini diselundupkan dengan menggunakan kapal dari Makassar ke Surabaya.

Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Karantina Pertanian Surabaya Faisal M. Noer mengatakan penindakan ini dilakukan bersama petugas karantina wilayah kerja Tanjung Perak. Rinciannya ada 100 ekor burung Gagak dan 600 ekor burung Manyar.


Foto: Istimewa

Ratusan burung ini dimuat menggunakan KM Dharma Rucitra VII pada Sabtu (1/6). Burung-burung tak bersertifikat karantina ini dimasukkan dalam kardus dan diangkut menggunakan truk yang tertutup terpal. Faisal menyebut aksi penyelundupan ini memang kerap terjadi.

"Sesuai rekaman data, Karantina Pertanian Surabaya telah melakukan penggagalan penyelundupan dan penahanan sejumlah lima kasus melalui Pelabuhan Tanjung Perak," kata Faisal di Surabaya, Selasa (4/6/2019).


Foto: Istimewa

Faisal menegaskan penyelundupan hewan atau tumbuhan tanpa mengantongi sertifikat merupakan perbuatan yang melanggar hukum. Dia meminta masyarakat senantiasa memeriksakan dokumennya pada balai karantina setempat.

"Pemasukan tanpa dokumen karantina yang dipersyaratkan jelas melanggar UU No 16 tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan serta PP No 82 tahun 2000 tentang Karantina Hewan. Karenanya diharapkan bagi seluruh masyarakat yang akan melalulintaskan komoditas pertanian untuk lapor dan memeriksakan ke petugas karantina pertanian setempat," imbuhnya.
(hil/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com