Menteri Susi Pudjiastuti Lepasliarkan Baby Lobster Sitaan Polda Jatim

Ardian Fanani - detikNews
Minggu, 02 Jun 2019 03:05 WIB
Menteri Susi Pudjiastuti Lepasliaran Baby Lobster/Foto: Ardian Fanani
Menteri Susi Pudjiastuti Lepasliaran Baby Lobster/Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti melepas liarkan 37 ribu baby lobster di Pulau Menjangan, Taman Nasional Bali Barat (TNBB). Baby lobster tersebut barang sitaan dari pengungkapan penyelundupan baby lobster oleh Polda Jawa Timur, di Sidoarjo beberapa hari lalu.

Dengan pengawal dari Satpolairud Polres Banyuwangi, Menteri Susi bersama dengan rombongan Kementerian KKP dan Kapolres AKBP Taufik Herdiansah Zeinardi, berangkat dari Banyuwangi menuju Pulau Menjangan, TNBB, Jembrana Bali. Setelah di lokasi, satu per satu kotak berisi 37 ribu baby lobster dilepasliarkan, Sabtu (1/6/2019).

"Hari ini kita melepasliarkan sejumlah 37 ribu bibit lobster hasil tangkapan Polda Jawa Timur di Sidoarjo," ujar Susi kepada wartawan, sebelum pelepasliaran baby lobster.

Pelepasliaran baby lobster yang diungkap 31 Mei lalu itu, kata Susi, agar bibit-bibit lobster itu bisa hidup kembali dalam bebas. Sesuai dengan penyelidikan oleh Polda Jatim, 37 baby lobster itu diambil dari perairan di Jawa Barat dan Lombok Barat.

"Penyelidikan polisi diduga lobster ini ditangkap diwilayah Jawa Barat dan Lombok Barat," katanya.


"Saya berharap lepasliaran di Pulau Menjangan ini agar bisa nanti setelah besar bisa dtangkap oleh nelayan Bali ataupun Banyuwangi," tambahnya.

Susi meminta kepada nelayan untuk tidak lagi menangkap baby lobster untuk dijual ke luar negeri. "Kita berharap tidak ada lagi penangkapan baby lobster yang kemudian dijual ke luar negeri," tegasnya.

Perlu diketahui, Polda Jatim bersama dengan Karantina Ikan Pengendalian Mutu (KIPM) Surabaya I menggagalkan penyelundupan baby lobster. Nilai penyelundupan itu Rp 5,4 miliar.

Jumlah baby lobster yang akan di kirim ke luar negeri itu sebanyak 37 ribu ekor. Penggerebekan baby lobster tersebut di gudang penampung yang berada di Desa Randegan, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo.

Tujuh tersangka itu adalah HB (33) warga Jakarta sebagai koordinator pengatur benih lobster, TS (28) warga Subang, ART (20) warga Ciputat, DAL (24) warga Tasikmalaya, WP (24) warga Subang, MAA (30) warga Lubuk Lingau dan ES (31) warga Subang. (fat/fat)