Pemudik Naik 3 Kali Lipat di Bypass Mojokerto, Didominasi Sepeda Motor

Enggran Eko Budianto - detikNews
Sabtu, 01 Jun 2019 18:18 WIB
Pemudik di Bypass Mojokerto/Foto: Enggran Eko Budianto
Mojokerto - Volume kendaraan pemudik yang melintas di jalan nasional Bypass Mojokerto mengalami kenaikan hingga 3 kali lipat pada H-4. Kendaraan yang melintas didominasi sepeda motor.

Pantauan detikcom di simpang 5 Kenanten, Bypass Mojokerto pukul 17.00 WIB, arus mudik didominasi dari arah Surabaya menuju ke Jombang. Tampak kendaraan paling dominan adalah sepeda motor. Selain penumpang, motor-motor yang melintas juga mengangkut barang bawaan.

Sementara mobil pribadi dan bus tak terlalu banyak. Kendati begitu, kondisi arus lalu lintas masih ramai lancar. Arus lalu lintas dari arah Jombang menuju ke Surabaya cenderung lengang.

Kasatlantas Polres Mojokerto AKP Bobby Zulfikar mengatakan, traffic pemudik pada H-4 lebaran meningkat signifikan. Menurut dia, kendaraan roda 2 naik dari rata-rata 100 unit per jam di hari biasa menjadi 300-400 unit per jam. Sementara kendaraan roda 4 naik dari 50 unit per jam menjadi 100-150 unit per jam.

"Ada peningkatan volume kendaraan, khususnya dari arah Surabaya menuju ke Jombang. Khususnya kendaraan roda dua naik tiga kali lipat dibandingkan hari biasa," kata Bobby kepada wartawan di pos pengamanan (pospam) lebaran Kenanten, Sabtu (1/6/2019).


Peningkatan volume kendaraan roda 4 yang tak terlalu signifikan, lanjut Bobby, karena pengaruh tersambungnya Tol Trans Jawa. Para pemudik memilih melalui tol daripada jalur arteri yang rawan kemacetan.

"Volume kendaraan pemudik melalui Bypass Mojokerto akan terus meningkat sampai H-2 lebaran Senin nanti," terangnya.

Bobby menjelaskan, tren arus mudik tahun ini kepadatan terjadi pada sore hari sampai tiba waktu berbuka puasa. Menurut dia, para pemudik yang menggunakan roda 2 memilih waktu sore untuk menempuh perjalanan agar tak kepanasan.

"Jam paling ramai menjelang buka puasa sampai setelah Magrib. Banyak pemudik menunggu suasana teduh," ujarnya.

Puncak arus mudik di jalur arteri Mojokerto diprediksi terjadi malam nanti hingga Minggu (2/6) malam. Sementara pada H-2 lebaran, volume kendaraan diperkirakan tinggi. Namun, tak akan seramai malam nanti dan besok malam.

"Kami siagakan anggota di titik rawan macet, salah satunya di simpang 5 Kenanten ini untuk mengurai jika terjadi kemacetan," tandasnya. (fat/fat)