detikNews
Rabu 29 Mei 2019, 17:08 WIB

Wow, Singkong Indonesia Tembus Pasar Amerika Serikat Lho

Hilda Meilisa - detikNews
Wow, Singkong Indonesia Tembus Pasar Amerika Serikat Lho Singkong beku senilai Rp 237,6 juta diekspor ke Amerika Serikat (Foto: Istimewa)
Surabaya - Orang Amerika ternyata menyukai singkong asal Indonesia. Buktinya, Hari ini Balai Karantina Surabaya melepas ekspor sebanyak 22 ton singkong iris beku yang nilainya mencapai Rp 237,6 juta ke Amerika Serikat.

Kepala Karantina Pertanian Surabaya M Musyaffak Fauzi mengatakan singkong yang dikirim ini telah memenuhi standar. Sebelum dikirim, Singkong milik PT Eka Timur Raya ini juga telah diperiksa secara intensif di Depo Jangkar-Surabaya.

Selain itu, petugas juga memeriksa dokumen dan kondisi fisik singkong tersebut. Tujuannya untuk memastikan singkong dalam kondisi tidak ditemukan Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK). Usai dinyatakan memenuhi standar, singkong siap diekspor melalui pelabuhan Tanjung Perak.

Musyaffak menambahkan ekspor singkong ini merupakan yang pertama kali dilakukan Balai Karantina Surabaya. Dia berharap ekspor bisa terus berlanjut agar bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Singkong beku yang dieksporSingkong beku yang diekspor (Foto: Istimewa)


"Ekspor singkong iris beku ke Amerika Serikat ini diharapkan dapat berkelanjutan, jadi tidak kali ini saja kemudian berhenti," kata Musyaffak kepada detikcom di Surabaya, Rabu (29/5/2019).

Selain itu, Musyaffak berpesan kepada petugas Karantina Pertanian Surabaya agar senantiasa mendorong akselerasi ekspor. Pasalnya, dia melihat banyak hasil pangan di Indonesia yang memiliki nilai jual untuk diekspor. Seperti singkong yang bahan bakunya banyak ditemui di Surabaya.

"Mengingat pasokan bahan baku singkong yang melimpah baik di Jawa maupun dari daerah lain. Selain menambah devisa, adanya ekspor ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani singkong," pungkasnya.

Sementara itu, pelepasan ekspor ini ditandai dengan diserahkannya sertifikat Phytosanitarry Certifikate (PC) kepada eksportir disaksikan Kepala Bidang Karantina Tumbuhan, Yusup Patiroy.
(hil/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed