detikNews
Rabu 29 Mei 2019, 10:50 WIB

217 Kasus dalam Operasi Pekat di Bojonegoro, Didominasi Premanisme

Ainur Rofiq - detikNews
217 Kasus dalam Operasi Pekat di Bojonegoro, Didominasi Premanisme Pemusnahan barang bukti hasil operasi pekat/Foto: Ainur Rofiq
Bojonegoro - Sebanyak 236 tersangka diamankan polisi dari 217 kasus selama operasi pekat Ramadhan. Kebanyakan dari mereka diamankan karena kasus premanisme.

Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli memaparkan secara rinci mengenai 236 tersangka yang telah diamankan. Yang terdiri dari 192 tersangka premanisme, 11 tersangka kasus perjudian, 3 tersangka kasus narkoba, 23 tersangka kasus miras dan 7 tersangka kasus prostitusi.

Menanggapi hal itu, pihak kepolisian meminta segenap masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas. Terlebih sebentar lagi Muslim akan merayakan Hari Raya Idul Fitri.


"Bojonegoro menjadi aman apabila kita semua saling menjaga dari berbagai tindakan gangguan keamanan di wilayah masing masing," kata Ary Fadli kepada detikcom, Rabu (29/5/2019).

Selama operasi pekat, petugas mengamankan barang bukti 769 liter minuman keras (miras). Terdiri dari minuman bermerek dan hasil olahan industri rumahan.


Miras tersebut kemudian dimusnahkan bersama pejabat Muspida. Seperti Wakil Bupati Bojonegoro Budi Irawanto, Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Redinal Dewanto dan pejabat lainnya.

Kemudian Kasat Reskrim Bojonegoro AKP Rifaldhy Hangga Putra menyampaikan, para pelaku telah menjalani pemeriksaan dan beberapa tersangka akan segera disidangkan.

"Ada beberapa tersangka yang akan menjalani sidang, kasus yang masih menonjol judi dan premanisme. Kita berharap Lebaran kali ini juga tidak ada tawuran maupun mabuk-mabukan" pungkasnya.
(sun/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed