detikNews
Minggu 26 Mei 2019, 18:04 WIB

Pelaku Lain Pembakaran Polsek Tambelangan Sampang Sembunyi di Ponpes

Amir Baihaqi - detikNews
Pelaku Lain Pembakaran Polsek Tambelangan Sampang Sembunyi di Ponpes Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan (Foto: Amir Baihaqi)
Surabaya - Hasil pertemuan dengan para ulama dari Sampang telah menghasilkan beberapa kesepatakan. Salah satunya mendukung pengusutan secara tuntas peristiwa pembakaran Polsek Tambelangan.

"Alhamdulillah dalam silaturahmi dengan para ulama dan habaib Sampang sudah ada titik temu dan mendapat dukungan yang tadi sudah disampaikan," kata Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan di rumah dinas di Jalan Bengawan, Surabaya, Minggu (26/5/2019).

Menurut Luki, titik temu dan dukungan itu dianggap penting untuk menindaklanjuti pengembangan penyelidikan terutama untuk menangkap para pelaku. Karena menurut Luki, saat ini sejumlah pelaku yang lain diketahui tengah bersembunyi di pondok pesantren setempat.


"Dari 6 orang (yang sudah ditangkap) sudah kami tentukan menjadi tersangka dan ini akan kami kembangkan terus. Dan tadi para ulama para kiai akan membantu kita menyerahkan (tersangka lainnya). Karena kami tahu pelaku-pelaku saat ini sedang berlindung mengamankan diri di pondok-pondok pesantren," beber Luki.

"Kami juga sudah identifikasi semuanya pelaku-pelaku ini. Dan kami berkoordinasi dengan para tokoh-tokoh agama dan kiai di pondok pesantren untuk menyerahkan diri. Karena kami sudah punya identitas mereka," tegasnya.

Sebelumnya, sebanyak 9 ulama dari Sampang, Madura mengadakan pertemuan dengan Kapolda Jawa Timur Irjen Luki Hermawan. Pertemuan itu dilakukan secara tertutup di kediaman Kapolda Jatim di Jalan Bengawan Surabaya.


Salah satu ulama yang mengikuti pertemuan itu adalah Kiai Buchori Maksum. Kiai Buchori mengatakan ada tiga poin yang dibicarakan dalam pertemuan dengan Kapolda Jatim selama kurang lebih 2 jam itu.

"Pertama kami bersilaturahmi untuk mempererat komunikasi kami dengan Bapak Kapolda. Yang kedua, kami memberikan masukan pada Bapak Kapolda kaitannya dengan kejadian di Tambelangan yaitu pembakaran kantor Polsek," kata Kiai Buchori usai pertemuan.

"Kami memberi masukan kepada bapak Kapolda agar tidak ragu-ragu untuk menegakkan hukum siapa-siapa yang terlibat di dalam kejadian itu. Karena ini terus terang saja bisa mencemarkan dan mencoreng nama-nama ulama di sampang dan pemerintah," tegas pria yang juga ketua MUI Sampang itu.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed