DetikNews
Sabtu 25 Mei 2019, 00:50 WIB

Ulama dan NU Kota Malang Kecam Aksi Massa 22 Mei di Jakarta

Muhammad Aminudin - detikNews
Ulama dan NU Kota Malang Kecam Aksi Massa 22 Mei di Jakarta Ketua MUI Kota Malang KH Baidowi Muslich /Foto: Muhammad Aminudin
Malang - Ucapan selamat disampaikan oleh para tokoh agama di Kota Malang kepada pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin. Mereka juga mengutuk keras aksi massa pada 22 Mei 2019 di Jakarta, yang diwarnai kerusuhan.

"Kami para ulama mengucapkan selamat kepada Bapak Jokowi Widodo sebagai presiden dan KH Ma'ruf Amin sebagai wakil presiden terpilih hasil rekapitulasi KPU untuk Pilpres 2019. Semoga selalu mendapatkan bimbingan dan kekuatan lahir batin dari Allah SWT dalam memimpin negara tercinta ini," ujar Ketua MUI Kota Malang KH Baidowi Muslich, Jumat (24/5/2019).

Baidowi juga menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat, agar taat kepada pemerintah yang terpilih. Aksi menolak hingga menciptakan sebuah kerusuhan bukan merupakan ajaran agama manapun, apalagi dalam Islam. Karena hakekatnya pilihan itu adalah dari Allah SWT.

"Kita doakan agar Indonesia, menjadi negara yang adil, aman dan sejahtera, dibawah kepemimpinan Bapak Jokowi dan KH Ma'ruf Amin yang memang benar-benar mencintai rakyatnya," kata KH Baidowi.

"Penolakan dengan cara diluar aturan hukum, apalagi sampai menciptakan kerusuhan, sungguh merupakan perbuatan keji dan tidak dibenarkan oleh agama," sambungnya.

KH Baidowi juga mengucapkan syukur atas terjaganya kondisi keamanan di Kota Malang selama berlangsungnya Pemilu 2019 hingga saat ini. Dia berharap, semua pihak kembali merajut tali silaturahmi untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

"Mari kita bangun bersama Indonesia dengan memperkokoh persatuan dan kesatuan. Tidak ada lagi perbedaan atau pertentangan terhadap pemerintahan terpilih. Dan mari kita ciptakan suasana sejuk, aman serta damai," harap Baidowi.

Kecaman aksi massa 21-22 Mei diwarnai kerusuhan di Jakarta, juga disampaikan oleh Ketua Banser Kota Malang M Sarbini.

Dia menegaskan, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harus tetap dijaga oleh seluruh warga negara. Siapapun yang memiliki niat untuk meruntuhkan kedaulatan negara, wajib untuk dilawan.

"Kami mengecam keras aksi massa hingga sampai menimbulkan kerusuhan yang kemarin terjadi di Jakarta. Pelanggar hukum harus ditindak tegas," kecam Sarbini.

Dikatakan juga, Banser bersama para ulama dan tokoh masyarakat senantiasa akan mendukung pemerintahan terpilih yang sudah ditetapkan oleh KPU. Dan tentunya mengajak semua elemen untuk tetap menjaga situasi aman dan kondusif pasca pemilu.


Cerita PKL yang Dagangannya Dijarah Massa di Tengah Aksi 22 Mei:

[Gambas:Video 20detik]


(sun/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed