DetikNews
Kamis 23 Mei 2019, 16:38 WIB

Ingat! Ini Jalur Alternatif Hindari Kemacetan di Jalur Mudik Jombang

Enggran Eko Budianto - detikNews
Ingat! Ini Jalur Alternatif Hindari Kemacetan di Jalur Mudik Jombang Ring Road Mojoagung, salah satu jalur alternatif di Jombang/Foto: Enggran Eko Budianto
Jombang - Sejumlah titik rawan kemacetan di jalur mudik Kabupaten Jombang. Untuk menghindarinya, telah disiapkan jalur alternatif bagi pemudik lebaran 2019.

Kemacetan rutin terjadi di jalan nasional Kecamatan Mojoagung, Jombang. Kepadatan arus lalu lintas saat mudik terjadi akibat penyempitan jalur di 3 jembatan. Yaitu Jembatan Miagan, Kali Gunting dan Jembatan Gambiran.

Kasatlantas Polres Jombang AKP Inggal Widya Perdana mengatakan, untuk menghindari kemacetan di jalur arteri tersebut, pihaknya mengimbau para pemudik melalui ring road Mojoagung. Jalan lingkar ini mulai dari perbatasan Mojokerto-Jombang sampai sebelah barat Pasar Mojoagung. Sehingga para pemudik terhindar dari tiga jembatan yang jalurnya menyempit.

"Jika arus lalu lintas padat dari arah timur (Surabaya), maka kami alihkan ke ring road Mojoagung, begitu juga sebaliknya," kata Inggal kepada detikcom, Kamis (23/5/2019).


Bagi pemudik yang akan ke Kediri dan Malang, bisa melalui jalur alternatif simpang 3 Mojotrisno, Mojoagung. Selanjutnya menuju ke Jalan Raya Mojowarno, Jalan Raya Bareng, Jalan Raya Ngoro, Jalan Raya Kandangan, Pare, Kediri atau Malang.

Kemacetan selama arus mudik lebaran juga rutin terjadi di kawasan Jembatan Ploso, Jombang. Penyebabnya tak lain adanya penyempitan di jembatan tersebut dari 4 lajur menjadi hanya 2 lajur. Padahal, jalur ini menjadi akses pemudik dari arah Lamongan, Tuban dan Bojonegoro, serta menjadi alternatif pemudik dari arah Surabaya maupun dari arah Madiun.

Saat terjadi penumpukan kendaraan di Jembatan Ploso, kata Inggal, pemudik dari arah Lamongan menuju ke Jombang dialihkan ke jalur alternatif simpang 4 Bawangan. Para pemudik selanjutnya diarahkan ke Jalan dr Sutomo, Simpang 3 Jalan Joyolengkoro, simpang 3 MI Ploso, Jalan Raya Brantas, Jembatan Ploso, Tembelang.

Pemudik dari arah sebaliknya, dari Jembatan Ploso diimbau belok ke kiri menuju simpang 3 RSUD Ploso, Jalan Darmo Sugondo, simpang 3 SMK Diponegoro, Jalan Raya Ploso, Kabuh, keluar ke arah Lamongan. Sementara pemudik dari arah Surabaya menuju Madiun bisa melalui jalur alternatif simpang 3 Tapen, simpang 4 Kabuh, Babat, Bojonegoro, Madiun.

"Pemudik dari arah Kertosono (Nganjuk) ke Surabaya yang melalui jalur alternatif Lengkong-Plandaan bisa melalui simpang 3 RSUD Ploso, simpang 3 SMK Diponegoro, Jalan Raya Ploso, simpang 4 Bawangan, Jalan dr Sutomo, Simpang 3 Jalan Joyolengkoro, simpang 3 MI Ploso, Jalan Raya Brantas, Kudu, Surabaya," terang Inggal.


Tak hanya itu, simpang Mengkreng yang dikenal dengan sebutan simpang Bangjuri (Jombang-Nganjuk-Kediri) juga menjadi langganan macet saat arus mudik. Pemudik dari arah Surabaya bisa melalui jalur alternatif simpang 3 Jatipelem, Kecamatan Diwek untuk menghindari kepadatan di titik ini. Selanjutnya menuju ke Jalan Tanggungan, Jalan Kasemen, Jalan Kunjang, Papar/Kediri, Jembatan Kelutan, Nganjuk/Madiun.

Sementara Kepala Unit Pengaturan Penjagaan Pengawalan dan Patroli (Turjawali) Satlantas Polres Jombang Iptu Mulyani menuturkan, kemacetan di jalur arteri Bandar Kedungmulyo biasa terjadi karena beberapa faktor. Di jalan nasional ini terdapat penyempitan jalur akibat adanya 4 jembatan, yaitu dari 4 lajur menjadi hanya 2 lajur. Mulai dari Jembatan Kayen, Bandar, Braan, hingga Jembatan Kertosono.

Selain itu, terdapat 2 perlintasan kereta api (KA) yang intensitas setiap harinya cukup tinggi. Perlintasan KA Bandar misalnya, traffic KA naik dari 44 menjadi 55 kali dalam sehari selama arus mudik lebaran. Semakin banyak KA yang melintas, otomatis mengakibatkan semakin sering arus lalu lintas harus terhenti.

"Jika terjadi kepadatan, kami lakukan kontra flow. Juga berkoordinasi dengan PT KAI untuk mereduksi waktu buka tutup palang pintu dari 7 menit menjadi 2 menit," terang Mulyani.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed