DetikNews
Senin 20 Mei 2019, 20:19 WIB

Saksi Ahli Sebut Percakapan Vanessa Angel dengan Muncikari di HP Asli

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Saksi Ahli Sebut Percakapan Vanessa Angel dengan Muncikari di HP Asli Vanessa Angel dan muncikari (Foto: Deny Prastyo Utomo)
Surabaya - Saksi ahli menyebut foto dan percakapan Vanessa Angel dan muncikari di HP Vanessa dan muncikari adalah asli. Keterangan itu mengemuka di sidang lanjutan Vanessa Angel dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ahli.

"Apakah untuk masalah ini terjadi transaksi atau tidak, saya tidak berwewang memberikan jawaban seperti itu, saya cuman bilang jika data ini valid, karena sudah diextract oleh pihak forensik kepolisian," kata Ahli ITE dari ITS Surabaya Muhammad Haryadi kepada wartawan usai memberikan kesaksian di persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (20/5/2019).

Hariyadi menyampaikan data-data dari alat komunikasi yang berupa teks dan foto yang ia teliti waktu itu di Polda Jatim adalah percakapan Vanesaa dan muncikari.

"Datanya hanya foto dan teks," Jelas Hariyadi.


Dalam persidangan itu secara subtasinsi Hariyadi menjelaskan adanya kekhwatiran rekayasa data dalam kasus Vanessa.

"Jadi begini. Kan dikhawatirkan data itu rekayasa. Makanya sebetulnya dalam teknologi informasi itu tidak ada teknik informatika, yang ada informasi. Karena informasi itu tidak boleh direkayasa. Karena semua data yang dikirim di handphone tersimpan dalam read only memori, jadi hanya bisa dibaca. Jadi data yang diekstrak oleh pihak kepolisan dengan hak-hak khusus itu pasti data Valid," jelas Hariyadi.

Dalam data-data yang dijadikan alat bukti oleh kepolisian dalam kasus Vanessa dan Muncikari ini, Hariyadi kembali memastikan jika data itu valid dan ditemukan komunikasi Vanessa dengan muncikari.


"Insyaallah asli. Karena saya mendaptkan data-data itu dari kepolisian. Masak kepolisian membohongi saya," ungkap Hariyadi.

Hariyadi juga menceritakan dalam proses BAP, pihaknya dimintai pendapat oleh pihak penyidik terkait keaslian data tersebut.

"Ketika saya disuruh membuat BAP, saya ditunjukkan data-datanya itu. Jadi objektif sekali. Saya hanya menilai data ini asli dan ditransmisikan secara elektronik. Dari time stan, semua kode forensiknya semua valid," tandas Hariyadi.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed