DetikNews
Kamis 16 Mei 2019, 17:01 WIB

Pemkot Surabaya Kosongkan Wisma Persebaya di Karanggayam

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Pemkot Surabaya Kosongkan Wisma Persebaya di Karanggayam Saat tim dari Kejari dan Pemkot Surabaya mengosongkan Wisma Persebaya (Foto: Istimewa)
Surabaya - Wisma Persebaya di Jalan Karanggayam, Tambaksari diperintahkan untuk dikosongkan. Wisma yang akrab disebut mess Karanggayam itu selanjutnya akan direnovasi dan diperbaiki fasilitasnya.

Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejari Surabaya Arjuna Meghanada selaku pengacara negara membenarkan pihaknya kemarin mendampingi Pemkot Surabaya untuk melakukan pengamanan aset negara milik Pemkot Surabaya.

"Jadi benar kemarin. Ada kegiatan pengamanan fisik Wisma Karanggayam. Sesuai ketentuan kegiatannya pengamanan fisik," kata Arjuna kepada wartawan di Kejari Surabaya, Kamis(16/5/2019).


Arjuna menambahkan Wisma Persebaya merupakan milik Pemkot Surabaya. Hal itu berdasarkan atas hak sertifikat hak pakai No 5 Kelurahan Tambaksari atas nama Pemerintah daerah tingkat II Kota Surabaya tertanggal 28 Maret 1995.

"Dan aset itu juga terdaftar di simbada (simpanan barang daerah) dengan nomer register 12345678000019844/1. Artinya selama ini Pemkot Surabaya tidak menguasai fisik aset tersebut dan selama ini fisik tersebut dikuasai orang atau pihak lain tanpa ada hubungan hukum sehingga itu melanggar ketentuan. Dan selanjutnya dilakukan penertiban," ungkap Arjuna.


Arjuna menambahkan pengamanan aset wisma Persebaya terpaksa dilakukan agar Pemkot Surabaya bisa mengelola atau memperbaiki segala fasilitas yang diperlukan. Sebab saat ini kondisi wisma Persebaya sangat memprihatinkan, bahkan ada bangunan liar di area Wisma Persebaya.

"Memang tanpa adanya penguasaan fisik berarti Pemkot Surabaya tidak bisa mengelola wisma tersebut. Sehingga kurang representatif dan kotor, tidak terawat. Ditemukan di sana sini banyak plafon yang jebol, jendela rusak. Di belakang ada bangunan liar diisi oleh orang-orang yang tidak berhak tinggal di sana. Pemkot pingin merawat sebagai ikon Surabaya dan mengembalikan sebagai fungsinya," tandas Arjuna.
(fat/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed