detikNews
Selasa 14 Mei 2019, 14:37 WIB

Pelaku Kedua Pembunuhan Korban Mayat Terbakar Diringkus

Enggran Eko Budianto - detikNews
Pelaku Kedua Pembunuhan Korban Mayat Terbakar Diringkus Mobil milik korban (Foto: Enggran Eko Budianto)
Mojokerto - Polisi meringkus satu orang lagi terduga pelaku pembunuhan Eko Yuswanto (32), pengusaha rongsokan asal Mojokerto. Pelaku kedua ini diringkus tak jauh dari rumah orang tuanya siang tadi.

"Siang ini Satreskrim Polres Kota dan Kabupaten Mojokerto bersama Jatanras Polda Jatim menangkap satu lagi terduga pelaku pembunuhan dan pembakaran yang mayatnya kemarin kita temukan," kata Kapolres Mojokerto Kota AKBP Sigit Dany Setiyono kepada wartawan di salah satu kafe Jalan Jayanegara tempat korban bertemu dengan kedua pelaku, Selasa (14/5/2019).

Pelaku kedua yang ditangkap polisi adalah Dantok Narianto (36), warga Dusun Dimoro, Desa Tambakagung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Dantok diringkus tak jauh dari rumah orang tuanya di Dusun Kenanten Gang 2, Desa Kenanten, Kecamatan Puri siang tadi sekitar pukul 11.00 WIB.

"Perannya membantu untuk pembunuhan, pemukulan juga membekap wajah korban menggunakan bantal," terang Sigit.


Sebelumnya, polisi juga meringkus P atau Priono (38), warga Dusun Temenggungan, Desa Kejagan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Senin (13/5) malam. Pria yang akrab disapa Yoyok ini diringkus ditangkap di rumahnya. Dia ternyata tetangga dekat korban.

"Setelah kami menemukan identitas korban, lalu kami dapatkan keterangan dari istrinya bahwa korban pergi dengan Y (Yoyok), dia orang yang terakhir bersama korban. Setelah Y kami tangkap, baru mengembang ke terduga pelaku kedua," ungkapnya.

Selain meringkus kedua terduga pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Antara lain berupa ponsel Nokia milik korban, pikap Daihatsu Gran Max warna biru metalik nopol W 9204 N, tas pinggang dan uang milik korban, ponsel milik Priono, serta bantal dan sprei dari lokasi pembunuhan.

Kendati begitu, tambah Sigit, sampai saat ini status Priono dan Dantok masih sebagai terduga pelaku pembunuhan Eko Yuswanto. "Status keduanya masih terduga, kami lakukan pendalaman dan pemeriksaan. Mudah-mudahan segera terungkap motifnya," tandasnya.


Mayat Eko Yuswanto dalam kondisi terbakar pertama kali ditemukan Partono (58) di hutan kayu putih Dusun Manyarsari, Desa Gunungsari, Kecamatan Dawarblandong, Senin (13/5) sekitar pukul 07.15 WIB. Saat itu, buruh tani warga Dusun Manyarsari tersebut sedang bekerja menanam jagung. Penggarap lahan adalah Tegas (50), juga warga Dusun Manyarsari.

Kondisi mayat tengkurap dengan kepala menghadap ke selatan. Kepala korban terbungkus karung plastik. Jarak penemuan mayat hanya sekitar 3 meter dari jalan cor yang menghubungkan permukiman penduduk Manyarsari dengan jalur Mojokerto-Gresik. Dari permukiman penduduk sendiri, jarak penemuan mayat sekitar 1 Km.

Eko tewas meninggalkan istri dan 2 anak yang masih sekolah. Pria asal Dusun Temenggungan, RT 2 RW 5, Desa Kejagan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto itu dikenal pekerja keras. Sebelum tewas, korban pamit ke keluarganya untuk mengambil rongsokan di Mojosari, Mojokerto, Minggu (12/5) sekitar pukul 08.00 WIB.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed