DetikNews
Kamis 09 Mei 2019, 09:27 WIB

Diduga Bunuh Diri, Seorang Wanita Tabrakkan Diri ke KA Dhoho

Erliana Riady - detikNews
Diduga Bunuh Diri, Seorang Wanita Tabrakkan Diri ke KA Dhoho Bunuh diri tabrakkan kereta api di Blitar/Foto: Istimewa
Blitar - Seorang wanita paruh baya nekat menabrakkan diri ke kereta api yang melintas di kawasn Blitar. Di sekitar lokasi bunuh diri Desa Kalipucung Kecamatan Sanankulon, polisi menemukan sepeda motor miliknya terparkir di lapangan desa. Diduga, wanita itu sengaja bunuh diri.

Informasi yang diperoleh polisi dari beberapa tetangganya, dia sudah pernah berusaha mengakhiri hidup sebelumnya. Namun keburu diketahui keluarganya, saat menceburkan diri ke sumur di rumahnya.

Namun pagi ini, maut benar-benar menjemputnya. Tubuhnya tertabrak KA Dhoho yang melaju dari arah Blitar menuju Tulungagung. Atau arah timur ke barat.

"Saksi mata melihat kejadian ini pukul 04.45 wib tadi. Kereta sempat berhenti dan dibantu beberapa warga sekitar mencari lokasi korban yang tertabrak. Mereka menemukan tubuh korban hancur, lalu lapor ke kami," ujar Kasatreskrim Polresta Blitar AKP Heri Sugiono dikonfirmasi detikcom, Kamis (9/5/2019).

Polisi yang datang langsung melakukan olah TKP. Awalnya, mereka tidak menemukan identitas korban di sekitar lokasi kejadian. Namun beberapa warga kemudian memberi informasi, jika ada sepeda motor yang tidak diketahui pemiliknya. Motor itu, diparkir sekitar 50 meter dari lokasi tertabraknya korban.


"Kami buka joknya, dan menemukan sebuah STNK atas nama Ernawati Rahayu. Perempuan berusia 34 tahun. Warga RT 2/2 Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok," ungkapnya.

Polisi kemudian mendatangi alamat rumah yang tertera di STNK itu. Diperoleh keterangan, jika Erna memang pemilik motor dan anggota keluarga mereka.

Dugaan jika Erna sengaja bunuh diri diperkuat kesaksian keluarga dan tetangganya. Mereka bilang, sebelum ini, Erna pernah menceburkan diri ke sumur rumahnya. Namun keburu diketahui keluarga, sehingga nyawanya masih bisa tertolong.

"Dari situ kami tahu identitas korban. Jadi kami beritahu keluarganya sekalian untuk mendatangi RSU Mardi Waluyo guna mengurus jenazahnya," pungkasnya.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed