2 Wisatawan Pantai Bajul Mati yang Hilang Terseret Ombak Ditemukan Tewas

Muhammad Aminudin - detikNews
Rabu, 08 Mei 2019 12:35 WIB
Pantai Bajul Mati (Foto: Muhammad Aminudin)
Malang - Dua wisatawan asal Sidoarjo yang dilaporkan hilang di Pantai Bajul Mati, Malang, ditemukan. Saat ditemukan, keduanya sudah dalam kondisi tewas.

Kedua korban ditemukan dengan jarak 3 kilometer dari lokasi mereka hilang terseret ombak. Ini merupakan hari keempat, setelah keduanya dilaporkan hilang.

"Dua korban ditemukan pagi tadi, tepatnya di Pantai Kajaran arah barat dari TKP korban dilaporkan hilang," kata petugas PMI Kabupaten Malang Mudji Utomo kepada detikcom, Rabu (8/5/2019).

Dikatakan, ini merupakan hari keempat, semenjak kedua korban dilaporkan hanyut terbawa ombak Pantai Kangen yang masih di kawasan Pantai Bajul Mati.


Penemuan jenazah sekaligus mengungkap identitas satu korban lain. Dia adalah Rendi Rahman Permana (15), warga Geluran, Taman, Sepanjang, Sidoarjo.

Sementara satu korban lain adalah Firnanda Nirza (19), beralamat di Dusun Suwantoro, Sukodono, Kabupaten Sidoarjo. "Kedua identitas korban juga sudah diketahui, awalnya hanya satu saja yang terungkap," ujar Utomo.

Winarti (37), ibu dari Rendi mengatakan putranya berangkat sekitar pukul 3 pagi bersama Firnanda. Saat itu, Rendi pamit akan berziarah ke makam penyiar agama Islam di Tanah Jawa.

"Pamitnya mau ziarah, Firnanda adalah temannya bermain yang baru saja lulus SMK," ujar Winarti ditemui di kamar jenazah rumah sakit dr Saiful Anwar Jalan Belakang Rumah Sakit, Kota Malang.

Winarti kaget ketika menjelang sore hari, mendapatkan kabar putra semata wayangnya itu hilang terbawa ombak di Pantai Bajul Mati. Dia menerima informasi itu dari orang tua Firnanda.


"Orang tua Firnanda yang memberikan kabar, saya kaget, karena pamitnya ziarah, kok ternyata ke pantai," tutur wanita berjilbab itu.

Dikatakan, Rendi sendiri baru saja menyelesaikan pendidikan tingkat SMP. Peristiwa ini tentunya membawa duka mendalam bagi keluarga Winarti.

Hingga berita ini diturunkan, jasad kedua wisatawan masih menjalani proses visum di kamar jenazah RSSA Kota Malang. (fat/iwd)