Banjir Gresik Sejak 6 Hari Lalu Telah Telan Empat Nyawa

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Minggu, 05 Mei 2019 18:59 WIB
Foto: Deny Prastyo Utomo
Gresik - Banjir di Gresik telah menelan empat jiwa sejak merendam mulai Selasa (30/4) atau enam hari yang lalu. Empat kecamatan telah terendam banjir akibat luapan Sungai Lamong tersebut.

Empat kecamatan itu adalah Cerme, Benjeng, Balongpanggang, dan Menganti. Hingga kini sebagian wilayah masih terendam banjir.

"Ada empat korban jiwa akibat banjir. Satu dari Desa Pucung, Kecamatan Balongpanggang, satu dari Benjeng, dan dua korban dari Gresik Kota. Tapi lokasi kejadian ada di Kecamatan Cerme," kata Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro kepada detikcom di lokasi banjir Desa Tambak Beras, Cerme, Minggu (5/5/2019).

Korban yang meninggal, kata Wahyu, akibat terpeleset dan terbawa arus saat mencari ikan. Wahyu mengimbau kepada warga agar berhati-hati terutama yang melakukan aktivitas memancing di lokasi terdampak banjir.


"Kami mengimbau kepada masyarakat, boleh memancing ikan, tetapi faktor keamanan harus diperhatikan," ungkap Wahyu.

Wahyu juga mengimbau kepada warga yang berada di lokasi terdampak banjir, agar mewaspadai dan saling menjaga keluarganya masing-masing, terutama anak. Sebab ada satu korban anak juga meninggal karena banjir.

"Saya juga mengimbau kepada masyarakat, mewaspadai terhadap anak-anak kita bermain-main di air. Sebab ada satu kasus anak berumur 14 tahun di Kecamatan Balongpanggang menjadi korban banjir luapan Kali Lamong ini," jelas Wahyu.


Dari data yang dihimpun oleh detikcom empat korban meninggal akibat lupan banjir Kali Lamong yakni.

1. Putra Bhima Yudha (14), pelajar SMP asal Dusun Pulorejo Desa Pucung, Kecamatan Balongpanggang. Korban meninggal saat membantu dapur umum di desanya membagikan nasi kepada warga yang berada di rumahnya.

2. Afandi (27), warga Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang. Korban meninggal saat memancing di wilayah banjir dan terseret terseret arus. Saat itu,korban yang mempunyai riwayat epilepsi disebutkan pergi memancing ke sungai di sekitar.

3. Bagus Akbar Pratama (17), warga Kelurahan Kramat Inggil, Kecamatan Gresik. Korban meninggal akibat terseret arus banjir luapan Kali Lamong saat mencari ikan.

4. Nuri (21), warga Kelurahan Kramat Inggil, Kecamatan Gresik. Korban meninggal akibat terseret arus banjir akibat luapan Kali Lamong. (iwd/iwd)