Cuci Karpet Masjid di Sungai, Santri Ponorogo Tewas Tenggelam

Charoline Pebrianti - detikNews
Minggu, 05 Mei 2019 16:39 WIB
Jenazah korban dievakuasi (Foto: Charoline Pebrianti)
Ponorogo - Niat hati ingin mencuci karpet masjid agar bersih saat digunakan beribadah di bulan Ramadhan, Nasib nahas justru dialami Ally Husein Abdul Muis (18). Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Daruttaqwa, Desa Pintu, Kecamatan Jenangan itu tewas tenggelam.

Kapolsek Jenangan AKP Haryo Kusbintoro menjelaskan awalnya Ally bersama 9 santri lain ingin mencuci karpet masjid dan terpal di Sungai Asin, Desa Sedah, Kecamatan Jenangan.

"Biasanya nyuci karpet di sungai belakang pondok, tapi para santri ini memilih di sungai besar," tutur Haryo, Minggu (5/5/2019).


Dia menambahkan saat proses mencuci, tiba-tiba Ally memisahkan diri dari rekannya karena ingin berenang. Diduga karena tidak hapal titik lokasi sungai yang berbahaya, Ally pun berenang tengah. Korban terperosok ke kedung sungai dengan kedalaman mencapai tiga meter lebih.

"Ally berasal dari Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, saat ini pihak keluarga sudah dihubungi terkait kejadian ini," jelasnya.


Saat ini petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo, Polsek Jenangan dan Koramil Jenangan mendatangi Sungai Asin untuk melakukan evakuasi terhadap korban. (iwd/iwd)