detikNews
Sabtu 04 Mei 2019, 20:27 WIB

Tradisi Ngeruwah Bareng, Ratusan Warga di Banyuwangi Doa Bersama di Makam

Ardian Fanani - detikNews
Tradisi Ngeruwah Bareng, Ratusan Warga di Banyuwangi Doa Bersama di Makam Tradisi Ngeruwah Bareng atau doa bersama di tempat pemakaman umum. (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi - Tradisi berziarah ke makam keluarga atau nyekar menjadi salah satu tradisi masyarakat muslim menjelang bulan Ramadhan di Banyuwangi, Jawa Timur. Ratusan warga menggelar tradisi Ngeruwah Bareng atau doa bersama di tempat pemakaman umum.

Tradisi yang sudah dilakukan setiap tahun ini dimulai dengan berdoa bersama di area makam yang dipimpin oleh tokoh agama setempat untuk mendoakan para keluarga dan leluhur yang sudah meninggal dunia. Tidak hanya itu, warga juga merawat dan membersihkan makam leluhur.

Tidak hanya orang tua, tradisi berdoa bersama ini juga diikuti oleh anak-anak dengan tujuan untuk memberikan edukasi kepada generasi muda untuk tetap menghormati orang tua atau leluhur yang sudah meninggal.


Selain berdoa bersama, kegiatan ini juga diisi dengan santunan anak yatim dan diakhiri makan bersama di area makam sebagai upaya untuk mempertahankan tradisi.

"Ngeruwah Bareng itu diisi kirim doa bersama untuk leluhur dan keluarga di Lingkungan Kalilo Selatan. Maksud dan tujuan untuk menjalin kekeluargaan. Kita juga ajak anak-anak agar tahu leluhur dan pendahulunya. Kita edukasi takdim kepada leluhur menjelang bulan Ramadhan," ujar Didik Nur Cahyo, salah satu warga kepada detikcom, Sabtu (4/5/2019).

Sementara itu, salah satu tokoh agama, Abdullah Fauzi mengaku tradisi Ngeruwah Bareng ini merupakan salah satu tradisi tahunan masyarakat setempat untuk berdoa bersama di makam keluarga dan nenek moyang saat memasuki bulan Ramadan. Anak-anak pun tak luput jugva diajak bersama, agar tradisi ini tak punah.

"Kita sengaja mengajak anak-anak. Kita mencipatakan kebatinan anak-anak kita. Kalau kita mati mengadakan acara dan mendoakan kita yang sudah meninggal. Ini agar anak-anak meniru tradisi ini, niatanya sama, pengen barengan juga," pungkasnya.

Selain memberikan edukasi kepada generasi muda untuk mendoakan para leluhur, kegiatan ini juga untuk mempererat tali silaturahmi serta menciptakan kebersamaan dan kerukunan antar warga.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com