Tokoh Agama Kota Kediri Minta Warga Hindari Perbuatan Langgar Hukum Usai Pilpres

Tokoh Agama Kota Kediri Minta Warga Hindari Perbuatan Langgar Hukum Usai Pilpres

Andhika Dwi Saputra - detikNews
Sabtu, 04 Mei 2019 13:59 WIB
Ketua PC NU Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar Abdul Jalil (Foto: Andhika Dwi Saputra)
Kediri - Ketua PC NU Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar Abdul Jalil mengharap masyarakat memercayakan hasil rekapitulasi suara Pemilu 2019 kepada KPU. Gus Ab sapaan akrab Abdullah Abu Bakar Abdul Jalil yakin proses tersebut berjalan transparan, jujur, dan adil.

"Kita serahkan kepada KPU untuk melakukan rekapitulasi secara transparan, jujur, adil, dan tentu dalam kerangka demokrasi Infonesia," ucap Gus Ab dikediamannya. Sabtu (4/5/2019).

Gus Ab menuturkan jika terjadi salah paham atau kesalahan teknis dalam menginput hasil perolehan suara, maka dia meminta para pihak yang tidak terima untuk menempuh jalur hukum. Semua perselisihan hendaknya diselesaikan lewat koridor yang sudah disediakan.


Dia mengajak masyarakat menghindari perbuatan-perbuatan yang melanggar hukum.

Senada dengan Gus Ab, Ketua Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB) Kota Kediri, M. Salim mengaku pelaksanaan Pemilu 2019, Pilpres dan Pilleg di Kota Kediri berjalan sangat aman dan kondusif, bahkan kendati Kota Kediri hanya 3 Kecamatan, namun masyarakatnya beraneka ragam budaya dan kepercayaan.


Otomatis pandangan politik warga masyarakat juga berbeda, namun hasil nya kondisi keamanan masih terjaga dan aman. Berkat peran serta TNI-Polri serta Linmas.

"Kota Kediri ini bukan kota besar, namun warganya beraneka ragam, namun pesta demokrasi berjalan aman. Mari kita masuk dalam kerangka hukum yang berlaku. Jangan keluar dari aturan yang telah ditetapkan. Insyaallah Indonesia tetap menjadi NKRI yang bersatu," jelas M. Salim.


Simak Juga 'Update Real Count, Jokowi Masih Terdepan':

[Gambas:Video 20detik]


(iwd/iwd)