DetikNews
Jumat 03 Mei 2019, 19:31 WIB

Khofifah dan Risma Kompak Hadiri Megengan Akbar Jelang Ramadhan

Amir Baihaqi - detikNews
Khofifah dan Risma Kompak Hadiri Megengan Akbar Jelang Ramadhan Khofifah dan Risma menghadiri acara megengan akbar (Foto: Amir Baihaqi)
Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menghadiri acara Megengan Akbar. Acara Megengan sendiri diadakan di kompleks masjid Al-Akbar Surabaya (MAS).

Ratusan jemaah dari Fatayat, pelajar, dan warga setempat hadir dan menikmati apem yang merupakan makanan utama acara itu. Sedangkan jumlah apem yang disediakan total sebanyak 21 ribu.

"Megeng itu artinya menahan. Jadi orang sudah mulai dibangun untuk masuk Ramadhan menahan, untuk tidak makan tidak minum dari terbitnya fajar sampai tenggelamnya matahari. Jadi ini pendekatannya lebih ke sosio-kultural. Kebetulan saja berdekatan dengan Ramadhan, jadi sosio-kultural itu terasa lebih spesial," kata Khofifah seusai acara kepada awak media, Surabaya, Jumat (3/5/2019).

Sedangkan apem, lanjut Khofifah, merupakan serapan dari Bahasa Arab yakni 'afwun' yang berarti memohon ampun. Menurutnya, permohonan ampun itu dilakukan seseorang kepada sesama manusia sebelum memasuki bulan suci Ramadhan.


"Apem itu berasal dari bahasa Arab yaitu afwun. Jadi, masuk bulan Ramadhan itu orang pada posisi hablumminallah. Dia akan selalui memperbanyak tadarusnya, memperbanyak salat sunnah termasuk tarawih," lanjut manta Menteri Sosial itu.

"Nah, apem (Afwun) ini pada hablumminannas-nya bukankah ini sebuah kearifan lokal, yang selama ini turun temurun kita jaga. Jadi, bagaimana sebelum masuk bulan Ramadhan kita bermaaf-maafan," tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Risma mengaku sangat mengapresiasi acara Megengan. Sebab dengan kegiatan itu, masjid akan lebih ramai dan menjadi tempat belajar mengenai agama khususnya dalam mendidik akhlak anak-anak.


"Ya, saya sangat bersyukur ya. Kebetulan saat itu kan masjid ini saya rasa jauh dengan masyarakat. Tapi alhamdulillah kemudian ada kesepakatan bersama terutama dengan pengurus masjid Insyaallah nanti ke depan akan bisa memakmurkan masjid ini terutama dengan anak-anak kita untuk belajar bagaimana Islam itu," terang Risma

"Bukan hanya kita sekadar salat 5 waktu bukan juga hanya sekadar membaca alquran tetapi anak-anak juga bisa belajar dengan akhlak yang baik. Jadi nggak ada yang nendang gurunya lagi itu ndak ada yang mukuli gurunya lagi," tandas Risma.



Tonton juga video Pengerajin Dekorasi di Yordania Bersiap Sambut Ramadan:

[Gambas:Video 20detik]


(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed