DetikNews
Kamis 02 Mei 2019, 17:04 WIB

Pemkab Mojokerto Andalkan Perizinan Online Genjot Investasi yang Lesu

Enggran Eko Budianto - detikNews
Pemkab Mojokerto Andalkan Perizinan Online Genjot Investasi yang Lesu Perizinan online diresmikan/Foto: Enggran Eko Budianto
Mojokerto - Iklim investasi di Kabupaten Mojokerto sedang lesu. Nilai investasi anjlok Rp 516 miliar dari tahun 2017 ke tahun 2018. Kini Pemkab Mojokerto menggenjot penanaman modal dengan menerapkan sistem perizinan online.

Sistem perizinan online hari ini diluncurkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Mojokerto. Peresmian perizinan online ini dilakukan oleh Wabup Mojokerto Pungkasiadi, Sekda Heri Suwito, Kepala DPMPTSP Abdulloh Muhtar dan Kasi Datun Kejari Mojokerto Rollana Mumpuni.

Wabup Pungkasiadi mengatakan, perizinan online yang dibuat Dinas Penanaman Modal menjadi penunjang sistem perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik (Online Single Submission/OSS) yang dilucurkan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian awal Juli 2018. Dia berharap dengan perizinan online, para investor semakin cepat untuk mendapatkan izin usaha di Kabupaten Mojokerto.

"Dengan kecepatan perizinan, kami berharap investor tertarik menanamkan modalnya di Kabupaten Mojokerto. Kami terbuka dengan segala jenis investasi," kata Pungkasiadi usai meresmikan perizinan online di gedung pertemuan Hotel Dresort, Jalan Bypass Mojokerto, Kamis (2/5/2019).

Tak hanya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), lanjut Pungkasiadi, naiknya investasi yang diharapkan terjadi tahun ini bakal berdampak terhadap jumlah pengangguran di Kabupaten Mojokerto. Saat ini angka pengangguran di wilayahnya masih 4,47 persen. Dia berharap Investasi di bidang industri padat karya bakal menyerap banyak tenaga kerja lokal.


"Kami juga menjadi pengungkit untuk mendongkrak investasi. Salah satunya dengan membangun infrastruktur jalan," ujarnya.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Mojokerto Abdulloh Muhtar menjelaskan, perizinan online bisa diakses melalui situs izin.mojokertokab.go.id. Selain menampilkan syarat-syarat perizinan, website ini juga menyediakan blanko perizinan yang bisa diunduh setiap saat.

"Pemohon hanya sekali datang ke kantor perizinan untuk mendaftar dengan membawa hardcopy dan softcopy berkas permohonan. Juga untuk proses integrasi ke sistem OSS," terangnya.

Untuk mengecek diterima atau tidaknya berkas permohonan izin, kata Muhtar, pemohon juga tak perlu datang ke kantornya. "Jawaban atas permohonan izin kami email melalui izin.mojokertokab.go.id. Sedangkan dokumen asli kami kirim melalui kurir ke alamat pemohon," tandasnya.

Realisasi investasi daerah di Kabupaten Mojokerto sepanjang 2017 masih mencapai Rp 1,25 triliun. Jumlah unit usaha baru yang berdiri pun mencapai 1.305 unit.

Nilai investasi terjun bebas di tahun 2018. Hanya 875 unit usaha baru yang tumbuh sepanjang tahun lalu. Nilai investasi terseret turun hingga 41,31% atau Rp 516 miliar menjadi Rp 733,491 miliar.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed