Pendaftaran Mudik Gratis di Jatim Diserbu Ribuan Warga

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Kamis, 02 Mei 2019 16:47 WIB
Pendaftaran mudik gratis di Jatim secara offline/Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Surabaya - Pendaftaran mudik gratis di Jawa Timur secara offline dibuka hari ini. Masyarakat langsung datang berbondong-bondong untuk mendapat fasilitas kendaraan mudik gratis.

Pendaftaran ini dibuka di Kantor Dinas Perhubungan Jatim. Ada beberapa jenis kendaraan yang disediakan seperti bus, kereta api, hingga kapal penumpang.

Kepala Dishub Jatim Fattah mengatakan, pendaftaran ini ada dua tahap. Pertama, tanggal 22 hingga 30 April 2019 secara online. Sementara hari ini pendaftaran secara manual. Fattah mengatakan secara online, kuota yang sudah terisi yakni 9.600 kursi bus dari 18.000 kursi yang disediakan untuk pulang-pergi.

"Dari rekaman yang ada pada saat online, tanggal 22 itu kuota yang kita siapkan dua hari (online) misalnya kurang lebih 4.800. Artinya jumlah yang disediakan untuk angkutan bus itu Kuotanya masih tersisa. Nah ini hari ini terakhir untuk pendaftaran manual, kalau nanti misalnya dari kurang lebih 480 bus disiapkan, itu akan kita pertimbangkan untuk dibuka kembali pendaftarannya. Tapi langsung verifikasi dan langsung ke sini," kata Fattah di Kantor Dishub Jatim, Jalan Ahmad Yani Surabaya, Kamis (2/5/2019).


Fattah menyebut kuota untuk kereta api, jumlahnya lebih besar yakni mencapai 140.000 tiket yang disediakan. Dia mengatakan semua kuota mudik gratis sudah penuh kecuali jurusan Malang-banyuwangi.

"Untuk kereta lebih heboh lagi, jumlahnya sekarang sudah setop semua jurusan kecuali Malang Banyuwangi. Itu sudah mencapai 140an ribu, dan PT KAI yang ngatur. Karena mekanismenya gitu," imbuh Fattah.

Sementara saat ditanya kemana saja rutenya, Fattah menyebut rutenya rata-rata dari Surabaya ke beberapa wilayah di seluruh Jatim. Sementara untuk kapal laut, Fattah mengatakan ke beberapa kepulauan.


"Kalau bus itu titiknya ada Surabaya, Surabaya ke utara itu madura, kemudian ke utara lagi yang jurusan lamongan, Tuban. Kemudian Surabaya, Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Madiun, Kediri sampai Trenggalek sampai Ponorogo. Kemudian yang ke Timur Pasuruan, Probolinggo, Jember, Lumajang," papar Fattah.

"Kapal laut dari Surabaya, Gresik, Bawean itu ada. Kalau dari Kalangan, Kangean, Masalembu, kemudian Situbondo, Banyuwangi," lanjutnya.

Fattah memprediksi lonjakan pemudik pada tahun ini akan meningkat dari tahun lalu. Peningkatannya mencapai 7 hingga 10 persen.

"Tahun ini diprediksi peningkatan penumpang mudik meningkat sekitar 7-10 persen di banding tahun lalu," pungkas Fattah.



Tonton juga video Banyak Infrastruktur Baru, Menhub Yakin Mudik Lebih Lancar:

[Gambas:Video 20detik]

(sun/bdh)