detikNews
Rabu 01 Mei 2019, 19:07 WIB

Sungai Brantas Meluap, 13 Desa di Jombang Terendam Hingga 50 cm

Enggran Eko Budianto - detikNews
Sungai Brantas Meluap, 13 Desa di Jombang Terendam Hingga 50 cm Banjir di Jombang akibat luapan sungai/Foto: Enggran Eko Budianto
Jombang - Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan sejumlah sungai di Kabupaten Jombang meluap. Luapan sungai tercatat membanjiri 13 desa di 5 kecamatan.

Banjir salah satunya menggenangi Dusun Beluk, Desa Jombok, Kecamatan Kesamben. Air luapan Sungai Avur Watudakon itu membanjiri jalur alternatif Jombang-Mojokerto dan rumah-rumah penduduk. Ketinggian air mencapai 50 cm.

Salah seorang warga Dusun Beluk Eko Sulistiyono (49) mengatakan, banjir di kampungnya terjadi sejak Selasa (30/4) malam. Sebelum banjir menerjang, hujan deras mengguyur dalam waktu cukup lama. Sehingga sungai di belakang rumahnya meluap.


"Kalau sungai meluap langsung ke permukiman penduduk. Karena sungai ini tidak ada tanggulnya," kata Eko kepada wartawan di lokasi, Rabu (1/5/2019).

Kasi Kesiapsiagaan BPBD Jombang Gunadi menyebutkan, banjir hari ini merendam 13 desa di 5 kecamatan. Desa Kedung Dowo, Bawangan, Jati Gedong, Rejoagung, Pagertanjung, Losari, Gedong Ombo di Kecamatan Ploso.

Banjir juga merendam Desa Bakalan Rayung di Kecamatan Kudu, Desa Ketapan Kuning di Kecamatan Ngusikan, Desa Jombatan dan Jombok di Kecamatan Kesamben, serta Desa Kedung Dowo di Kecamatan Kabuh.

"Sampai saat ini belum ada yang surut. Karena kondisi debit Sungai Brantas masih tetap. Ketinggian banjir 20-50 centimeter," terangnya.


Sementara Kepala Pelaksana BPBD Jombang Abdul Wahab menjelaskan, banjir di belasan desa tersebut akibat meluapnya Sungai Brantas. Luapan sungai ini lantas masuk ke aliran Sungai Marmoyo dan Ngotok Ring Kanal. Kedua sungai tersebut mengalir di lima kecamatan yang kini terdampak banjir.

"Banjir yang terjadi di lima kecamatan diakibatkan meluapnya Sungai Brantas yang kemudian dialirkan ke aliran sungai Marmoyo dan Ngotok Ring Kanal," ungkapnya.

Selain mengganggu aktivitas warga, banjir juga mengakibatkan warga 2 desa kesulitan air bersih. Yaitu Desa Pojok Kulon dan Desa Jombatan, Kecamatan Kesamben.

"Sementara ini permintaan air bersih baru dua titik tersebut," pungkasnya


Simak Juga 'Dahsyatnya Banjir Bengkulu Dipantau dari Udara':

[Gambas:Video 20detik]


(sun/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed