DetikNews
Jumat 26 April 2019, 13:52 WIB

Khofifah 'Sembunyi-sembunyi' Saat Diperiksa KPK di Mapolda Jatim

Hilda Meilisa - detikNews
Khofifah Sembunyi-sembunyi Saat Diperiksa KPK di Mapolda Jatim Ilustrasi/Foto: Purwoto Sumodiharjo
Surabaya - Gubernur Khofifah Indar Parawansa dikabarkan dipanggil KPK untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus suap jual beli jabatan di Kanwil Kemenag Jatim oleh Romahurmuziy atau Rommy. Namun, kedatangan Khofifah dilakukan dengan sembunyi-sembunyi.

Dari pantauan detikcom, Khofifah tak terlihat mendatangi area Mapolda Jatim. Di sekitar lokasi kantor Direktorat Kriminal Khusus, polisi juga mensterilkan area. Beberapa aparat juga melarang awak media untuk mendekat di lokasi dengan alasan akan terlihat CCTV.

"Mbak, jangan di area sini ya. Nanti kelihatan CCTV. Bisa nunggu di sana saja ya," kata seorang petugas kepada detikcom di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Jumat (26/4/2019).


Namun, meski beberapa awak media menunggu hampir 4 jam, Gubernur Jatim ini sama seklai tidak terlihat memasuki kantor Direktorat Kriminal Khusus.

Kenyataan ini berbeda dengan keterangan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera. Menurutnya, Khofifah telah datang untuk diperiksa KPK sejak pukul 09.00 WIB.

"Benar ada pemeriksaan saksi yang sudah dinyatakan oleh juru bicara KPK tadi malam oleh Pak Febri, memang benar bahwa di Polda Jatim telah dilangsungkan pemeriksaan pukul 09.00 WIB," kata Barung.

Barung menambahkan Khofifah diperiksa sebagai saksi. Pemeriksaan ini dilakukan di Subdit III Tipikor selama empat jam.


"Pemeriksaan ini terhadap saksi ibu Khofifah Indar Parawansa bertindak sebagai saksi yang dilakukan di Mapolda ini. Dan pelaksanaan dari 09.00 sampai 13.00 WIB. Pemeriksaan berlangsung di Tipikor Ditkrimsus Polda Jatim," lanjutnya.

Namun, Barung enggan merinci pemeriksaan Khofifah. Pasalnya, pihak Polda Jatim hanya menyediakan ruangan. Sementara selebihnya, Barung menyerahkan kepada KPK.

"Yang mana menyangkut tentang saksi-saksi yang telah ditetapkan oleh KPK. Mengenai subtansi pemeriksaannya itu wewenang dari KPK. Karena kami hanya menyiapkan ruang, tempat dan waktu," pungkas Barung.


Simak Juga 'Praperadilan Rommy Ditunda, KPK: Kita Hadapi Maksimal':

[Gambas:Video 20detik]


(bdh/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed