detikNews
Jumat 26 April 2019, 13:41 WIB

Polisi Turun Tangan Selidiki Air Penyebab Warga Magetan Gatal-gatal

Sugeng Harianto - detikNews
Polisi Turun Tangan Selidiki Air Penyebab Warga Magetan Gatal-gatal Foto: Sugeng Harianto
Magetan - Teror gatal-gatal yang menimpa warga tujuh desa di Kabupaten Magetan membuat polisi turun tangan. Polres Magetan mengirimkan tim untuk melakukan investigasi atas fenomena gatal yang dialami warga usai mandi.

"Kita hanya klarifikasi saja terkait ada berita tersebut seperti apa sebenarnya," ujar Kapolres Magetan, AKBP Muhammad Rifai saat dihubungi detikcom Jumat (26/4/2019).

Polisi yang terjun ke lapangan itu kata Rifai baik dari Bhabinkamtibmas Polsek maupun dari Polres. Pihaknya berharap, warga tidak resah dengan adanya berita yang berkembang terkait rasa gatal usai mandi.


"Jadi kita hanya klarifikasi saja pertama kebenaran fakta di lapangan seperti apa. Sambil menunggu hasil laboratorium saja jangan sampai masyarakat justru resah," katanya.

Diungkapkan oleh Rifai polisi juga telah koordinasi dengan pihak PDAM Magetan untuk mengklarifikasi terkait keluhan warga yang merasakan gatal-gatal usai mandi. "Kita juga koordinsi dengan berbagai pihak baik Pemkab Magetan maupun PDAM. Fakta sebenarnya seperti apa dan tindak lanjut baik PDAM dan pemkab Magetan," tandasnya.

Sebelumnya keluhan rasa gatal-gatal usai mandi meluas di tujuh desa di tiga Kecamatan. Dari tujuh desa itu baru lima desa yang menjadi pelanggan PDAM Kabupaten Magetan.

Terkait dugaan rasa gatal usai mandi yang diduga disebabkan oleh air PDAM, pihak managemen PDAM mengambil sample air.

"Kita lakukan pengambilan sampel air yang di duga menjadi penyebab rasa gatal usai mandi itu. Untuk tim sudah kita terjunkan ke lokasi," terang Direktur Utama PDAM Kabupaten Magetan Welly Kristanto saat dihubungi detikcom, Kamis (25/4/2019).


Air yang diambil petugas PDAM itu kata Welly dari wilayah rumah warga yang ada laporan mengeluh rasa gatal usai mandi. Ada sembilan titik rumah warga diambil sample air dari lima desa di tiga kecamatan.

Untuk Kecamatan Kawedanan air sample dari tiga desa yakni Desa Ngadirejo satu titik, Rejosari dua titik dan Tulung satu titik. Sedangkan dua titik sample air diambil dari satu desa di Kecamatan Bendo yakni desa Belotan dan tiga titik lokasi sample air dari Kecamatan Sukomoro di desa Pojoksari.

Dari data yang dihimpun detikcom selain data PDAM lima desa yang merasakan gatal, yakni desa Pojoksari, Belotan, Tulung, Rejosari dan Ngadirejo, ada dua desa lain juga merasa kan hal yang sama belum terdata PDAM. Salah satu netizen di group Facebook berita Magetan mengabarkan bahwa desa Karangrejo dan Selorejo Kecamatan Kawedanan saat ini juga mengalami gatal-gatal usai mandi.
(bdh/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed