detikNews
Selasa 23 April 2019, 20:29 WIB

KPPS Salah Hitung, TPS di Pasuruan Ini Lakukan Penghitungan Ulang

Muhajir Arifin - detikNews
KPPS Salah Hitung, TPS di Pasuruan Ini Lakukan Penghitungan Ulang Foto: Muhajir Arifin
Pasuruan - Satu TPS di Kota Pasuruan harus melakukan penghitungan ulang. Hitung ulang untuk TPS 22, Kelurahan Bugulkidul, Kecamatan Bugulkidul, dilakukan karena ditemukan penggelembungan suara pada semua partai saat rekapitulasi tingkat PPK Kecamatan.

Penghitungan suara ulang dilakukan di PPK Bugulkidul, Selasa (23/4/2019) sore. Hitung ulang menghadirkan semua anggota KPPS di TPS 22, saksi-saksi partai dan dihadiri unsur KPU dan Bawaslu.

Surat suara yang dihitung merupakan surat suara DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kota. Penghitungan surat suara pilpres dan DPD tak ada masalah.

"Saat rekap di PPK ditemukan kejanggalan pada perolehan suara partai. Jumlah suara yang tercatat lebih banyak dari pemilih yang menggunakan hak pilihnya ke TPS, bahkan lebih banyak dari DPT," kata Ketua Bawaslu Kota Pasuruan Moh. Anas saat memantau hitung ulang.


Yang menarik, kata Anas, penggelembungan suara terjadi di hampir semua partai. Berdasarkan investigasi, hal itu disebabkan ketidakpahaman anggota KPPS, pengawas TPS hingga saksi partai dalam pencatatan perolehan suara untuk DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kota.

"Ternyata yang terjadi saat penghitungan di TPS, ada salah pencatatan. Surat suara yang tercoblos gambar partai dan calon, dihitung atau dicatat dua. Demikian pula surat suara yang tercoblos calegnya saja, juga dihitung dua, yakni caleg dan partainya," terangnya.

Atas dasar itu, pihaknya merekomendasikan hitung ulang. KPU melaksanakan rekomendasi tersebut.


Komisioner KPU Basori Alwi mengatakan, kesalahan pencatatan tersebut murni karena ketidakpahaman penyelenggara pemilu di tingkat TPS. Bahkan para saksi partai juga tak memahami aturan penghitungannya.

"Jadi bukan karena ingin menguntungkan partai atau caleg tertentu. Karena terjadi di semua partai," terang Basori di lokasi.

Untuk penghitungan surat suara pilpres dan DPD tak ada masalah. "Mungkin Terjadi kebingungan saat hitung suara DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kota. Padahal semuanya sudah diberi bimtek," pungkasnya.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed