DetikNews
Minggu 21 April 2019, 23:39 WIB

Aparat dan Petugas Rekapitulasi di Surabaya Mendapat Pemeriksaan Medis

Amir Baihaqi - detikNews
Aparat dan Petugas Rekapitulasi di Surabaya Mendapat Pemeriksaan Medis Foto: Istimewa
Surabaya - Kondisi kesehatan penyelenggara Pemilu 2019 dan petugas keamanan baik dari polisi maupun TNI di Surabaya mendapat perhatian dari tim kesehatan Polrestabes. Hal tersebut dilakukan karena banyaknya TPS dan terbatasnya waktu yang diberikan selama melakukan rekapitulasi.

Kapolrestabes Surabaya Kobes Pol Rudi Setiawan mengatakan, pemeriksaan kesehatan dilakukan keliling serentak di setiap kecamatan yang merupakan instruksi dari Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan. Sebab banyaknya jumlah TPS serta terbatasnya waktu yang hanya 5 hari saja untuk melakukan rekapitulasi suara.

"Jadi kita pemeriksaan keliling ya. Kita menyadari bahwa kerjanya petugas penyelenggara pemilu baik KPPS kemudian sekarang PPK penyelenggara pemilihan kecamatan ya. Kemudian panwascam, kemudian polisi dan TNI itu energinya terkuras semua," kata Rudi kepada detikcom, Minggu (21/4/2019).


"Waktu yang diberikan 5 hari ini sampai begadang-begadang mereka dengan jumlah TPS yang banyak. Nah ini berpengaruh kesehatannya. Untuk itu kita melihat kondisi seperti ini atas perintah pak Kapolda Jatim menurunkan tim kesehatan," lanjutnya.

Tim kesehatan, lanjut Rudi, langsung pro aktif mendatangi dan memeriksa kesehatan para petugas keamanan dan penyelenggara pemilu. Tak hanya itu, sebagai bentuk kepeduliam, tim kesehatan yang diterjunkan juga memberikan minuman dan buah-buahan.

"Terus ya kita langsung pro aktif mendatangkan tim kesehatan kita cek kesehatan. Kalau kurang tidur itu kan pasti tensinya tinggi. Kita berikan juga kopi, kita kasih air mineral, kita kasih jeruk. Ya ini hanya suatu kepedulian dari pak Kapolda dan penyelenggara pemilu," terangnya.


"Intinya kita ingin pemilu sukses. Mereka kesehatannya bisa terjaga, energinya bisa terjaga. Dan akhirnya akan tercipta keamanan di Surabaya," imbuh Rudi.

Menurut Rudi, dalam pemeriksaan kesehatan, salah satu indikator kesehatan adalah tensi. Karena jika ditemukan indikasi tensi yang tinggi, maka petugas tersebut akan mendapat rujukan.

"Salah satu indikatornya kan tensi. Orang kan sehat atau tidak tensi berpengaruh. Kalau tensinya naik pastinya ada gangguan kesehatan. Terus secara fisik mata, suhu badan nah itu kan yang standar semua. Ketika kita menemukan ada sesuatu yang berbeda dari normalnya baru kita rujuk. Tapi alhamdulillah dalam keadaan sehat," tandasnya.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed