Pedagang Pasar Lawang Ratapi Stok Barang Lebaran yang Ludes Terbakar

Pedagang Pasar Lawang Ratapi Stok Barang Lebaran yang Ludes Terbakar

Muhammad Aminudin - detikNews
Kamis, 18 Apr 2019 13:01 WIB
Pasca kebakaran Pasar Lawang/Foto: Muhammad Aminudin
Malang - Sejumlah pedagang di Pasar Lawang hanya bisa meratapi nasibnya ketika melihat lapak usaha mereka ludes terbakar. Terlebih, mereka baru saja memenuhi stok untuk puasa dan lebaran nanti.

Seperti yang dialami Warti (41), pedagang sembako di Pasar Lawang. Warga Sumbersuko, Lawang itu mengatakan, tempat usahanya yang kebakaran hanya menyisakan timbangan saja.

"Saya jual pracangan, ini hanya tinggal timbangannya saja. Padahal kemarin baru saja kulakan, untuk memenuhi stok puasa dan lebaran nanti," kata Warti saat ditemui wartawan di lokasi, Kamis (18/4/2019).

Selama hampir 30 tahun berjualan di Pasar Lawang, menurut Warti itu merupakan kebakaran kali ketiga yang ia alami. "Ini paling parah, kalau dihitung saya rugi Rp 60 juta lebih. Karena stok habis kulakan kemarin semuanya habis terbakar," imbuh Warti.


Nasib sama juga dialami pemilik Toko Laris, yang juga berjualan sembako. Stok barang dagangannya ludes terbakar.

Perempuan yang enggan disebutkan namanya itu mengaku pusing merasakan musibah yang terjadi. Sampai tak mampu menghitung berapa nilai kerugian yang dialami.

"Saya sudah 25 tahun jualan sembako. Semua habis, ini tidak tahu lagi harus bagaimana. Karena semua sudah disiapkan untuk puasa dan lebaran nanti," katanya saat ditemui terpisah.

UPTD Pasar Lawang menyebut jumlah tempat usaha yang terbakar mencapai ratusan. Meliputi 328 lapak atau los, 174 kios, dan toko sebanyak 7 unit.


"Secara keseluruhan jumlah pedagang di Pasar Lawang sebanyak 1400 beserta tempat jualannya. Dari jumlah itu, 328 lapak, 174 kios dan 7 toko terbakar. Semuanya berada di blok selatan, yakni L 1,3, dan 4, blok H dan blok I," kata Kepala UPTD Pasar Lawang Sigit Sugiarto terpisah.

Pihaknya masih terus melakukan pendataan dan meminta pedagang yang tempat usahanya ikut terbakar untuk segera melapor. Kerugian sementara ditaksir mencapai Rp 10 miliar.

Rencananya, Tim Labfor Mabes Polri Cabang Surabaya akan datang ke lokasi hari ini. Yakni untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Karena sampai saat ini belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran.

Kebakaran Pasar Lawang, Kabupaten Malang terjadi Rabu (17/4) malam. Banyaknya barang yang mudah terbakar membuat kobaran api cepat membesar dan merembet ke mana-mana. Petugas pemadam butuh waktu hingga berjam-jam untuk menjinakkan si jago merah. (sun/fat)