Fadeli datang ke TPS TPS 01 Kelurahan Tlogoanyar bersama sang istri Makhdumah dan seorang putranya pada 8.30 WIB. Tidak sampai lima menit, Fadeli rampung mencoblos lima kertas suara yang diberikan panitia.
Sebelum memasuki TPS, Fadeli juga menyempatkan diri untuk berdialog dengan warga. Ia menyarankan para pemilih untuk melihat dulu daftar nama calon legislator dan calon presiden serta wakil presiden yang dipasang di setiap TPS.
Menurutnya itu akan memudahkan pemilih saat di bilik suara. Sehingga tidak perlu berlama-lama mencari nama caleg atau calon lainnya yang hendak dipilih.
"Karena banyaknya kertas suara yang harus dicoblos. Sehingga nanti pas di bilik suara tidak perlu berlama-lama, atau bahkan kebingungan," kata Fadeli, Rabu (17/4/2019).
"Ini pestanya demokrasi, muara dari tahapan Pemilu yang sudah dimulai sejak beberapa bulan lalu. Saya berharap masyarakat tetap guyup dan rukun," imbuhnya
Menurutnya berbeda pilihan itu biasa. Sepasang suami dan isteri saja terkadang bisa berbeda pilihan. Ia percaya siapapun nanti yang terpilih, itu yang terbaik dari hasil pilihan masyarakat.
Baca juga: Di Mana Khofifah, Emil, dan Risma Nyoblos ? |
Sementara kepada petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), ia meminta semua warganya untuk diajak datang ke TPS dan menyalurkan hak pilihnya.
"Semoga dalam Pemilu kali ini, kehadiran pemilih di Lamongan bisa mencapai lebih dari 80 persen," tambahnya.
Usai mencoblos, Fadeli bersama jajaran melakukan sidak di sejumlah TPS menggunakan motor. Mulai dari TPS 9 di Kelurahan Sidokumpul, TPS 7 Deket Wetan dan TPS 3 Desa Nginjen di Kecamatan Deket.
Kemudian di Kecamatan Glagah, ia meninjau TPS 1 Desa Began serta TPS 1 dan 2 Desa Sudangan. Lalu lanjut ke TPS 1 Desa Priyoso dan TPS 2 Desa Windu, Kecamatan Karangbinangun.
Tonton juga video Nyoblos di TPS Ini Serasa Berada di Negeri Tirai Bambu:
(sun/iwd)










































