Ribuan Perantau Asal Jatim yang Kerja di Bali Mudik untuk Nyoblos

Ardian Fanani - detikNews
Selasa, 16 Apr 2019 19:50 WIB
Perantau di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi/Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi - Sehari menjelang Pemilu 2019, ribuan perantau yang bekerja di Bali memadati Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi. Para perantau dari berbagai daerah di Pulau Jawa dan Madura pulang kampung untuk mencoblos.

Seperti data manifest pelabuhan ASDP Ketapang, tercatat telah terjadi peningkatan arus penumpang hingga 23 persen dari hari biasa. Para pemudik tampak antre keluar dari kapal menuju kota tujuan seperti Jember, Probolinggo, Pasuruan, Blitar dan Madura.

"Peningkatan sekitar 23 persen dibanding hari biasa. Dominasi kendaraan roda dua dan roda empat," ujar General Manager Pelabuhan ASDP Ketapang Fahmi Alweni kepada wartawan, Selasa (16/4/2019).


Fahmi menambahkan, arus mudik penumpang dari Bali ke Jawa terjadi sejak Minggu (14/4). Kemudian puncaknya terjadi Senin (15/4).

"Senin dini hari banyak yang nyeberang. Kemungkinan mereka juga menyempatkan diri nyoblos di daerahnya," tambahnya.


Saat ini pihak pelabuhan tetap mengoperasikan 32 armada kapal yang tersebar di tujuh dermaga. Para perantau antusias mengikuti pesta demokrasi, Rabu (17/4). Seperti yang disampaikan Sutris dan Winoto, perantau asal Blitar.

"Kami sengaja pulang ke kampung untuk Pemilu. Minggu kita balik lagi ke Bali untuk kembali kerja. Biar tidak banyak yang golput," ujar Sutris.

Sementara untuk mengantisipasi adanya gangguan atau ancaman selama pelaksanaan pemilu, ASDP Ketapang Banyuwangi mendapat bantuan keamanan dari beberapa pihak terkait. Seperti dari TNI dan Polri serta satuan Brimob dari Polda Jatim yang akan bersiaga hingga selesainya Pemilu 2019. (sun/fat)