Dihadiri Jokowi, Pengamanan Leg Kedua Piala Presiden Diperketat

Dihadiri Jokowi, Pengamanan Leg Kedua Piala Presiden Diperketat

Hilda Meilisa - detikNews
Kamis, 11 Apr 2019 12:12 WIB
Aremania di Stadion Kanjuruhan/Foto: Muhammad Aminudin
Aremania di Stadion Kanjuruhan/Foto: Muhammad Aminudin
Surabaya - Laga leg kedua Piala Presiden 2019 rencananya dihadiri Presiden Jokowi. Polisi pun menerjunkan personel tambahan untuk mengamankan pertandingan derby Jatim antara Persebaya melawan Arema FC.

Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan mengatakan pihaknya sengaja melakukan penebalan pengamanan. Rinciannya, ada 4.260 personel dari Malang Raya dan jajaran Polda Jatim.

"Yang jelas pengamanan di Malang lebih besar dari yang Surabaya kemarin, karena Pak Jokowi akan hadir dan kami akan melakukan rapat jam 10.00 WIB ini," kata kapolda saat dikonfirmasi di Surabaya, Kamis (11/4/2019).


Sebelumnya dalam laga leg pertama Persebaya melawan Arema di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Polda Jatim menyiapkan 3.500 personel. Jumlah ini pun naik menjadi 4.260 dan kemungkinan personel pengamanannya masih akan bertambah.

"Kemarin dapat laporan dari Kapolres Malang 4.260. Tapi kami akan lihat dengan adanya kunjungan bapak presiden ini ada Propam Panwas kita nanti hampir bisa mencapai 5.000-an," imbuh Luki.

Tak hanya itu, Luki mengatakan telah menyiapkan beberapa antisipasi penyekatan. Hal ini dilakukan untuk merazia para Bonek yang hendak ke Malang. Atau pada Aremania yang tak memiliki tiket untuk tak berada di area stadion.


Luki pun mengimbau Bonek untuk tetap berada di Surabaya.

"Dan akan dilakukan penyekatan-penyekatan Apabila ada massa dari Bonek yang ke Malang karena sesuai dengan MoU bahwa kemarin Arema bagus, terima kasih dan tidak ada yang bergerak ke Surabaya. Dan saya minta untuk Bonek juga untuk mentaati aturan yang sudah ada untuk tidak berangkat ke sana," lanjut Luki.

Sementara menanggapi kabar yang merebak terkait larangan plat L dan W dari Surabaya dan Sidoarjo ke Malang, Luki mengaku larangan tersebut tidak benar. Kepada masyarakat, Luki mengimbau untuk tetap beraktivitas seperti biasa karena pihaknya akan melakukan tugasnya untuk mengamankan.

"Oh tidak, ini sudah saya sampaikan yang penting masyarakat aktivitas bisa seperti biasa. Nggak usah merasa takut kita sudah menggelar seluruh kekuatan pengamanan," tegas Luki. (hil/fat)