detikNews
Senin 08 April 2019, 23:21 WIB

PWNU Jatim: Nasib Ahlussunnah Wal Jamaah Ditentukan 1 Menit di 17 April 2019

Muhammad Aminudin - detikNews
PWNU Jatim: Nasib Ahlussunnah Wal Jamaah Ditentukan 1 Menit di 17 April 2019 Wakil Ketua Rais Syuriah PWNU Jawa Timur KH Anwar Iskandar (Foto: Muhammad Aminudin)
Malang - Wakil Ketua Rais Syuriah PWNU Jawa Timur KH Anwar Iskandar menyerukan nasib kelestarian ahlussunnah wal jamaah di Indonesia ditentukan dalam waktu 1 menit di 17 April 2019. Datang ke TPS saat pencoblosan merupakan jihad fi sabilillah. Warga Nahdlatul Ulama (NU) diharapkan untuk tidak golput.

"Jika nasib bangsa dan ajaran ahlussunnah wal jamaah yang sudah diajarkan kepada kita di pesantren ditentukan hanya dalam waktu 1 menit di 17 April nanti. Apakah rida, keputusan yang salah akan berdampak kepada hilangnya ilmu dan ajaran yang sudah diberikan kepada kita selama di pesantren," ungkap Kiai Anwar di hadapan alumni pondok pesantren di Ponpes An-Nur 1 Jalan Diponegoro, Bululawang, Kabupaten Malang, Senin (8/4/2019).

Dikatakan Kiai Anwar, warga NU memiliki hak politik yang sama dengan warga Indonesia lain. Meskipun NU secara organisasi tidak terjun dalam politik praktis.


"Kami warga NU punya hak politik yang sama dengan warga Indonesia lain. Para kiai sepuh sudah memutuskan untuk menjaga dan melestarikan ajaran ahlussunnah wal jamaah dengan mendukung KH Ma'ruf Amin," ucapnya.

Kiai Anwar mengimbau agar warga NU tak membalas ujaran kebencian, hoaks, dan tudingan yang sekarang massif dilayangkan kepada para kiai sepuh dan NU.

"Biarkan dan doakan saja. Dan jangan sampai kita surut untuk berjuang meneruskan ajaran para guru kita di pesantren. Inilah jihad fi sabilillah, dengan terus bersosialisasi door to door," tuturnya.

Kiai Anwar menambahkan seruan yang sama disampaikan kepada warga NU di 15 titik wilayah Jawa Timur hari ini. Perjuangan ini akan terus berlanjut demi mempertahankan dan melestarikan ilmu Islam ahlussunnah wal jamaah yang pernah diberikan kepada alumni di pondok pesantren.


"Kemarin di Blitar, sekarang disini (An-Nur 1) dan ada 15 titik lain di Jawa Timur. Untuk menyampaikan keputusan para kiai sepuh yang sudah dipertimbangkan dan memiliki alasan valid untuk melestarikan ahlussunnah wal jamaah," tegasnya.

Anwar Iskandar menambahkan bahwa target dukungan dari warga NU di Jawa Timur lebih dari 70 persen di Pemilu 2019 mendatang.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com