Pencarian ini dilakukan di dua lokasi kejadian. Untuk Polresta Blitar, masih terus mencari sekitar lokasi ditemukan koper yang berisi sebagian jasad korban.
Tak hanya menyisir rumah korban, polisi juga mendatangi lokasi ditemukan sebagian tubuh putra sulung Darmaji dan Hamidah. Polisi juga melibatkan warga sekitar perbatasan Blitar-Kediri untuk berperan aktif ikut mencari kepala korban.
"Selain menyisir beberapa lokasi, tim penyidik juga menyebarkan informasi ini ke semua media. Kami juga melibatkan masyarakat sekitar lokasi kejadian untuk ikut mencari. Dan secepatnya melaporkan jika ada temuan," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (4/4/2019).
Pencarian ini dilakukan di dua lokasi kejadian. Untuk Polresta Blitar, masih terus mencari sekitar lokasi ditemukan koper yang berisi sebagian jasad korban.
Sementara untuk lokasi di Kediri, penyisiran dilakukan di sekitar rumah korban, GOR tempat korban memiliki usaha warung serta tempat korban melatih tari. Selain itu, polisi masih mencari saksi lain yang mengetahui keberadaan korban terakhir kali.
Kasubdit III Jatanras Polda Jatim AKBP Leonard Sinambela mengatakan pihaknya masih berfokus pada pemeriksaan saksi-saksi terkait penemuan mayat dalam koper.
"Kalau dari penyidik Poolres Blitar Kota bergabung sama Kediri kan masih mintakan keterangan beberapa kawannya yang terakhir ketemu atau bersama dengan korban di sanggar. Habis gitu kan dianya pergi ke mana, masih diselidiki. Kita fokusnya masih di situ," imbuh Leo.
Tonton juga video Densus 88 Buru Kelompok Teroris JAD Bandung:
(fat/fat)











































