DetikNews
Kamis 04 April 2019, 15:15 WIB

Dukun Cabul di Jember Cabuli 4 Siswi SMP, Satu di Antaranya Hamil

Yakub Mulyono - detikNews
Dukun Cabul di Jember Cabuli 4 Siswi SMP, Satu di Antaranya Hamil Pelaku pencabulan di Jember/Foto: Yakub Mulyono
Jember - Seorang pria di Jember yang mengaku dukun ahli jodoh dilaporkan setelah mencabuli empat siswi SMP. Pria tersebut adalah GW (60) warga Kecamatan Tempurejo, Jember.

Menurut Kapolsek Tempurejo AKP Suhartanto, dugaan pencabulan dan pemerkosaan yang dilakukan GW terjadi bulan September hingga November 2018. Ia menjelaskan kasus tersebut bermula dari tersangka yang saat itu mendatangi rumah nenek salah satu korban.

"Saat itu, tersangka datang dan mengaku sebagai dukun yang bisa membuat korban segera mendapatkan jodoh," kata Suhartanto, Kamis (4/4/2019).

Gadis yang saat ini duduk di kelas 3 SMP itu kemudian diminta datang ke rumah tersangka. Korban tertarik dengan ajakan dan niat baik tersangka untuk menjadikannya gampang jodoh.


"Sehingga keesokan harinya (setelah tersangka mengunjungi rumah nenek korban), gadis di bawah umur itu mendatangi rumah tersangka," imbuhnya.

Sampai di rumah tersangka, korban diminta membuka baju sebagai syarat memasukkan ilmu guna-guna. Namun korban menolak membuka bajunya itu. Tersangka memaksa melepas baju korban dan berujung pemerkosaan.

"Dari pengakuan korban, terjadi 2 kali pemerkosaan itu," tambahnya.

Bahkan setelah pemerkosaan tersebut, tersangka kerap mengulang kembali perbuatan asusila tersebut. Aksi tidak bermoral itu dilakukan selama tiga bulan setiap kali nenek korban pergi ke kebun.

"Dengan ancaman korban tidak akan mendapatkan jodoh," lanjutnya.


Kebejatan GW terungkap karena saat ini korban tengah hamil 6 bulan. Suhartanto menambahkan selain korban yang tengah hamil, ada 3 siswa SMP lainnya yang juga menjadi korban tersangka.

Dalam keseharian, GW diketahui bekerja sebagai penyadap getah karet. Ia memperdaya tiga gadis SMP tersebut dengan modus yang sama, yakni iming-iming enteng jodoh.

"Namun yang sudah divisum baru korban yang hamil," kata Suhartanto.

Dalam kasus ini, polisi menyita barang bukti satu buah kemeja warna merah muda, celana panjang dan celana dalam warna putih. Kemudian satu buah sarung motif kotak warna coklat hitam dan satu buah kasur spon.
(sun/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed