Mayat dalam Koper Diduga Dibuang dari Atas Jembatan

Mayat dalam Koper Diduga Dibuang dari Atas Jembatan

Erliana Riady - detikNews
Kamis, 04 Apr 2019 14:59 WIB
Mayat dalam Koper Diduga Dibuang dari Atas Jembatan
Mayat dalam koper diduga dibuang dari atas jembatan/Foto: Erliana Riady
Blitar - Mayat dalam koper yang dibuang di semak-semak pinggir sungai Desa Karanggondang Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, diduga dibuang dari atas jembatan.

Diduga koper berisi mayat, Budi Hartanto (28) itu dilempar dari atas jembatan pada Selasa (2/4/2019) malam.

Kondisi lampu penerangan jalan kedua sisi jembatan yang padam, memudahkan pelaku melempar koper hitam itu tanpa dicurigai pengendara lain yang lewat. Apalagi lokasi jembatan itu jika malam, sangat gelap.


Jembatan setinggi kurang lebih 15 meter itu lebarnya sekitar 10 meter dan memiliki panjang 25 meter. Jembatan itu lokasinya di perbatasan Kabupaten Blitar dengan Kediri. Lokasi jembatan dari rumah korban, hanya sekitar 5 Km ke arah timur.

Mayat dalam koper diduga dibuang dari jembatan/Mayat dalam koper diduga dibuang dari jembatan/ Foto: Erliana Riady

"Segala kemungkinan bisa terjadi. Tapi kalau dilihat kondisi badan korban masih lemas, diduga peristiwa mutilasi dilakukan hanya beberapa jam dari waktu mayat ditemukan dalam koper," kata Kasatreskrim Polresta Blitar AKP Heri Sugiono kepada detikcom saat dikonfirmasi, Kamis (4/4/2019).

Heri menerangkan, dari olah TKP Rabu (3/4) malam, penerangan jalan umum (PJU) jembatan dalam kondisi padam.


"Lampunya jembatan di kedua sisi padam semua. Jadi kondisi jembatan ini sangat gelap pada malam hari. Kemungkinan pelaku diketahui orang lain saat membuang koper, kecil sekali," bebernya.

Dan hari ini, Satreskrim Polresta Blitar kembali melakukan olah TKP di lokasi penemuan mayat dalam koper. Police line juga masih terpasang dan dijaga ketat. Informasi yang dihimpun detikcom, jajaran kepolisian Blitar dan Kediri juga masih mencari posisi kepala korban dan sepeda motor yang menjadi saksi bisu aksi keji ini. (fat/fat)
Berita Terkait