Meski Tidak Beroperasi, Pemkot Bantah Tutup Hi-Tech Mall

Amir Baihaqi - detikNews
Selasa, 02 Apr 2019 13:33 WIB
Hi Tech Mall Surabaya/Foto: Amir Baihaqi
Surabaya - Pemkot Surabaya menegaskan Hi-Tech Mall tidak ditutup. Saat ini para pedagang tidak beroperasi karena pemkot sedang melakukan pendataan dan gedung sedang direnovasi.

Kepala Dinas Pengelola Bangunan dan Tanah (DPBT) Maria Theresia Ekawati Rahayu mengatakan, gedung Hi-Tech Mall telah diserahkan dari pengelola Sasana Boga ke Pemkot Surabaya per 1 April 2019. Maka dari itu pihaknya membantah soal penutupan gedung yang terletak di Jalan Kusuma Bangsa itu.

"Sudah diserahkan ke pemkot Hi Tech kemarin. Enggak ditutup, tetapi diserahkan ke pemkot. Dari Sasana Boga kepada pemkot," kata Maria saat dihubungi detikcom, Selasa (2/4/2019).

Perempuan yang akrab disapa Yayuk itu menjelaskan, saat ini pemkot sedang melakukan pendataan sekitar 400 pedagang. Pendataan itu akan dilakukan hingga 5 April mendatang.


"Sekarang lagi dilakukan pendataan kepada para pedagang dari tanggal 1 sampai 5 April. Sehingga kegiatan pedagang dari tanggal 1 sampai 3 April berhenti beroperasi dulu," imbuhnya.

"Tanggal 5 operasi terbatas, tanggal 6 kegiatan kembali normal," lanjut Yayuk.

Menurut Yayuk selama penyerahan dan pendataan itu, gedung akan dilakukan renovasi. Sebab gedung yang diserahkan pihak pengelola harus dalam kondisi baik.

"Kalau renovasi sekarang ini sedang progres dilaksanakan. Karena penyerahan kan harus kondisi baik ya. Sasana Boga kan sanggup memperbaiki," ujarnya.


Ia melanjutkan, renovasi dilakukan karena ke depan gedung tersebut rencananya akan dipakai sebagai tempat berdagang dan menjadi pusat kesenian.

"Ini sedang progres (renovasi). Kalau ke depannya akan digunakan untuk gedung kesenian. Pedagang masih (berdagang)," tambah Yayuk.

Di tempat terpisah, Ketua Paguyuban Pedagang Hi-Tech Mall Rudy Abdullah membenarkan bahwa Hi-Tech Mall tidak ditutup. Tetapi mulai tanggal 1 sampai 5 ada proses penyerahan gedung, pendataan toko dan pedagang. Lalu pada tanggal 6 akan dibuka normal kembali.

"Tanggal 6 nanti ada grand opening oleh pemkot. Nama mall itu akan berubah kembali sementara THR IT Surabaya Mall. Sambil menunggu kepastian nama baru dari pemkot. Sekarang aktivitas melayani pembeli luar kota atau pulau masih bisa," pungkas Rudy. (sun/bdh)