detikNews
Selasa 02 April 2019, 08:55 WIB

Melihat Rektor ITS Nyanyi 'Selow' Saat Acara Wisuda

Hilda Meilisa - detikNews
Melihat Rektor ITS Nyanyi Selow Saat Acara Wisuda Rektor ITS Nyanyi 'Selow' Saat Acara Wisuda/Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Surabaya - Video Rektor ITS Prof Joni Hermana saat menyanyikan lagu yang dipopulerkan Via Vallen berjudul 'Selow' viral di media sosial. Uniknya, aksi dalam video tersebut berlangsung di sela wisuda ke-119 ITS.

Wisuda tersebut terjadi, Sabtu dan Minggu 16-17 Maret 2019. Wisuda yang meluluskan 1.396 mahasiswa ini sekaligus menjadi momen terakhir Prof Joni sebagai rektor ITS. Saat bernyanyi, Prof Joni juga terlihat menggunakan baju toga lengkap dengan topi nya.

Saat dikonfirmasi, Prof Joni mengaku tak menyangka video tersebut menjadi viral. Awalnya, dia hanya ingin menampilkan sesuatu yang menghibur mahasiswanya.

"Sebetulnya awalnya itu saya cuma mau buat sesuatu yang menghibur aja untuk wisudawan. Karena kalau wisuda yang biasa kan membosankan gitu ya, kadang jenuh. Nah kita ingin buat sesuatu yang lain intinya, tapi menghibur," kata Prof Joni saat dikonfirmasi detikcom di Surabaya, Selasa (2/4/2019).


Di kesempatan yang sama, Prof Joni juga menyinggung terkait revolusi industri 4.0. Dia menyebut di abad ini, para mahasiswa dituntut untuk melakukan inovasi dan kreativitas. Hal ini pun dicontohkan Prof Joni dengan melakukan suatu hal yang out of the box saat wisuda.

"Jadi intinya sebetulnya gini, kita selalu mengingatkan ke mahasiswa maupun dalam proses pendidikan kita, sekarang abadnya revolusi industri 4.0, sehingga kita harus bisa melakukan inovasi secara terus-menerus dan kata kuncinya itu kreativitas," paparnya.

Rektor ITS nyanyi 'Selow' di acara wisuda/Rektor ITS nyanyi 'Selow' di acara wisuda/ Foto: Hilda Meilisa Rinanda

"Kalau kreativitas itu kita harus berpikir out of the box. Jadi saya selalu mengajak mahasiswa, ayo. Waktu itu ada acara dies natalis. Saya duet dengan mahasiswa putra dan putri untuk berpuisi, maksudnya saya selalu meminta mahasiswa kreatif, tapi ujung-ujungnya saya jadi korban juga," imbuh Prof Joni seraya tertawa.

Saat Wisuda berlangsung, Prof Joni mengaku mengajak mahasiswa untuk turut bernyanyi bersamanya. Namun, dia mengatakan banyak mahasiswa yang malu.


"Sebenarnya sih saya ingin mengajak wisudawan ikut berdiri tapi katanya malu. Wisuda kan selalu dihadiri orang tua, begitu juga ada calon istri atau suaminya jadi malu kan, jaim anak-anak itu," lanjutnya.

Prof Joni memaparkan momen menyanyikan lagu Selow tersebut ada di momen terakhir. Meski terlihat lebih fun, namun dia mengatakan pihaknya tetap menjaga kekhidmatan wisuda sejak awal.

"Nah, jadi berarti kita yang harus memberi contoh gilanya. Jadi setelah itu anak-anak menunggu kejutan, ada apa lagi nih. Jadi suasananya kan lebih fun, tidak kaku. Walaupun di sisi lain kita tetap menjaga khidmatnya, formalnya, kita pertahankan. Tapi ada selingan lah biar ndak terlalu tegang juga," pungkasnya.


(hil/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed