"Nggak ada. Kita itu bergerak di atas konstitusi bahwa dalam tanda pertempuran psywar saya kira wajar," kata Ketua Harian BPP Jatim Anwar Sadad kepada detikcom, Senin (1/4/2019).
Menurut Sadad, pemilu merupakan ajang kontestasi yang telah diatur dengan berbagai aturan. Sehingga tidak dibenarkan jika salah satu paslon menggunakan istilah yang berlawanan dengan kontistusi.
"Sama halnya sana juga mengatakan 'kita ini menghadapi total war' kan itu nggak benar juga. Ini bukan perang, ini kontestasi. Dan kontestasi itu ada aturan main," terang Sadad.
"Kalau total war perang tanpa ada aturan main. Memang mereka mau melakukan itu. Atau jangan-jangan mereka sedang mau melakukan itu," lanjutnya.
Dikatakan Sadad, baik istilah people power merupakan bahasa politik yang lumrah dalam ajang kontestasi politik. Untuk itu ia menganggap tidak mau memperpanjang polemik dan tersinggung dengan apa yang diucapkan Amien Rais.
"Tetapi kita pahami mungkin itu dalam konteks psywar atau perang urat syaraf. Jadi kalau ada statemen ada kontra statemen ya wajarlah jangan hiperbolik jangan sensi," tandasnya.
Simak Juga 'Jika Ada Kecurangan, Amien Rais: Tidak ke MK, Kita People Power':
(fat/iwd)











































