Puluhan Pedagang Pasar Tradisional di Jombang Mendadak Goyang Jempol

Puluhan Pedagang Pasar Tradisional di Jombang Mendadak Goyang Jempol

Enggran Eko Budianto - detikNews
Senin, 01 Apr 2019 11:38 WIB
Puluhan Pedagang Pasar Tradisional di Jombang Mendadak Goyang Jempol
Goyang Jempol Jokowi Gas Pol di Jombang/Foto: Enggran Eko Budianto
Jombang - Goyang jempol makin familiar di Jombang. Puluhan pedagang di pasar tradisional ikut bergoyang ketika lagu Goyang Jempol Jokowi Gas Pol diputar.

Seperti yang terlihat di pasar tradisional Peterongan, Jombang pagi tadi. Puluhan emak-emak dan bapak-bapak mendadak bergoyang di halaman pasar. Padahal, sebelumnya mereka sibuk dengan urusan masing-masing. Mereka asyik mengikuti irama lagu Goyang Jempol Jokowi Gas Pol yang mengalun dari sound system di lokasi.

Matahari yang belum terlalu terik membuat para pedagang dan pembeli di pasar lebih bersemangat bergoyang. Goyangan ini cukup khas karena lebih dominan mengacungkan dua jempol tangan. Gerakan goyang jempol yang energik pun membuat mereka berkeringat layaknya usai bersenam.

Salah seorang peserta goyang jempol Afifah (53) mengatakan, pagi ini dirinya datang ke Pasar Peterongan untuk belanja kebutuhan warung nasi di rumahnya. Melihat banyak orang bergoyang jempol, perempuan asal Peterongan ini reflek bergabung.


"Saya ikut bergoyang karena seru. Yang membuat seru ya jempolnya Jokowi itu," kata Afifah yang mengaku sudah tiga kali ikut goyang jempol, Senin (1/4/2019).

Aksi goyang jempol di pasar tradisional rupanya digawangi para relawan Jokowi yang tergabung dalam Forum Jombang Guyup (FJG). Mereka bekerjasama dengan para penggiat teater dan seni di Kota Santri.

Wakil Ketua FJG Tito Kadar Isman menjelaskan, aksi flash mob di pasar tradisional digelar untuk membumikan goyang jempol Jokowi di Kabupaten Jombang. Menurutnya, goyang jempol melambangkan kekuatan, kesolidan, serta kerjasama yang tinggi para kawula muda untuk mengajak masyarakat mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.

"Flash mob goyang jempol ini bentuk dukungan ke Pak Jokowi melalui kesenian," imbuhnya.

Selain menggelar goyang jempol, para relawan Jokowi juga membagikan selebaran ke para pedagang di pasar. Selebaran ini berisikan capaian kinerja Jokowi-JK selama 4 tahun terakhir. Baik di bidang ekonomi, infrastruktur, maupun energi.


Tito menuturkan, aksi serupa akan digelar di 21 pasar tradisional yang ada di Kabupaten Jombang selama 10 hari ke depan. Pihaknya melibatkan sekitar 45 relawan dan penggiat seni. Hari ini flash mob goyang jempol menyasar Pasar Citra Niaga, Pasar Peterongan dan Pasar Sumobito.

"Target kami mengajak masyarakat Jombang untuk menyukseskan Pilpres damai, Indonesia bersatu mendukung Pak Jokowi, serta NKRI Pancasila harga mati," tambahnya.

Penggiat Seni Teater dan Karawitan Jombang Khoirul Hasyim menambahkan, flash mob goyang jempol merupakan wujud rasa cinta tanah air para penggiat seni di Kota Santri. Menurut dia, aksi ini sekaligus menjadi bukti keinginan para pegiat seni memilih pemimpin yang baik untuk 5 tahun ke depan.

"Kami memutuskan memilih Pak Jokowi dan Ma'ruf Amin sebagai pemimpin yang baik. Harapan kami masyarakat dan generasi muda sadar politik untuk bisa menentukan pilihan saat Pilpres nanti dan tidak lupa memilih nomor 1," pungkasnya.


Saksikan juga video 'Serunya 'Goyang Jempol Jokowi Gaspol' ala Relawan Gojo':

[Gambas:Video 20detik]

(sun/fat)
Berita Terkait