DetikNews
Rabu 27 Maret 2019, 22:31 WIB

Hanung Bramantyo Sebut Kepemimpinan Jokowi Teladani KH Ahmad Dahlan

Hilda Meilisa - detikNews
Hanung Bramantyo Sebut Kepemimpinan Jokowi Teladani KH Ahmad Dahlan Hanung saat konsolidasi dukungan kepada Jokowi (Foto: Hilda Meilisa Rinanda)
Surabaya - Hanung Bramantyo mengajak generasi milenial di Jatim untuk merapatkan barisan mendukung Jokowi. Menurut Hanung, Jokowi merupakan sosok presiden yang milenial dan mengerti permasalahan milenial.

Hal ini, tambah Hanung dibuktikan dalam beberapa hal. Misalnya kepedulian Hanung kepada milenial yang menjadi YouTubers, blogger, hingga pelaku start up.

"Karena itu kita bisa melihat pergerakan yang bisa dilakukan Pak Jokowi terhadap para generasi milenial. Tokoh-tokoh milenial seperti YouTubers, artis muda kemudian pelaku blogger, pelaku industri yang dari online seperti Bukalapak, gojek dan sebagainya beliau sangat mensupport sekali," kata Hanung usai konsolidasi dukungan kepada Jokowi di Surabaya, Rabu (27/3/2019).

Sementara untuk menggambarkan sosok Jokowi, Hanung menyebut Jokowi dalam kepemimpinannya meneladani sosok KH Ahmad Dahlan. Menurutnya, Jokowi merupakan pemimpin yang konkret dan tanggap seperti Kiai Dahlan.


"Buat saya pribadi iya, karena Pak Jokowi itu, apa yang ada persoalan langsung ditanggapi. Contohnya infrastruktur. Saya orang Jogja, saya kerja di Jakarta. Sekarang Jogja ke Jakarta itu tidak perlu mahal. Saya bisa bawa mobil, saya bisa bawa anak-anak saya melintasi Jogja Jakarta dalam waktu 7 sampai 8 jam. Dan itu konkret berkat Jokowi," papar Hanung.

Hanung menambahkan dia ingin kawan-kawannya di Muhammadiyah bisa mengingat kembali siapa sebenarnya KH Ahmad Dahlan. Dan meneladani sifat-sifat kepemimpinannya.

"Saya hanya menggunakan kapasitas saya untuk mengajak kembali kawan kita Muhammadiyah untuk membuka kembali siapa sebenarnya KH Ahmad Dahlan. KH Ahmad Dahlan adalah sosok ulama yang konkret, yang kemudian dia ketika melihat keadaan sekitarnya, itu dia konkret mendirikan sekolah, kalau ada saf yang salah langsung dibetulkan. Dan konsekuensinya dia disebut kafir, difitnah, dikucilkan. Jadi Kiai Dahlan saja itu konkret," ujar Hanung.


"Buat saya adalah ketika kita memilih pemimpin saya melihat dari pendahulu saya. Karena saya orang Muhammadiyah, saya melihat Kiai Dahlan, apa yang dilakukan Kiai Dahlan itu yang menjadi patokan," pungkasnya.
(hil/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed