Kaum Hawa di Probolinggo Tak Percaya Alat Kelamin Besar Bisa Bunuh Wanita

M Rofiq - detikNews
Rabu, 27 Mar 2019 18:31 WIB
Nedi meminta maaf ke Barsah/Foto: Istimewa
Nedi meminta maaf ke Barsah/Foto: Istimewa
Probolinggo - Berita seorang mertua melaporkan menantu karena memiliki alat kelamin berukuran besar menuai tanggapan dari beberapa kaum hawa di Probolinggo. Mereka tidak percaya jika alat kelamin pria berukuran besar bisa menyebabkan kematian pada perempuan seperti yang diberitakan.

Pada 25 Februari lalu, Nedi Sito (55) melaporkan sang menantu, Barsah karena diduga memiliki alat kelamin berukuran besar. Warga Dusun Brukan RT 03 RW 01, Desa Maron Kidul, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo itu percaya dengan isu yang beredar, bahwa alat kelamin Barsah yang berukuran terlalu besar menjadi penyebab kematian sang anak, Jumantri.

Meski laporan tersebut sudah dicabut karena alat kelamin Barsah terbukti berukuran normal, apa yang dilakukan Nedi menuai banyak tanggapan. Salah satunya disampaikan Heppy (35), warga Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.


Perempuan yang akrab disapa Mom itu mengatakan, pria dengan alat kelamin besar atau panjang tidak membahayakan. Menurutnya, hal itu justru lebih memuaskan seorang perempuan saat berhubungan suami istri.

Heppy tidak percaya ada perempuan meninggal gara-gara alat kelamin pasangannya berukuran super. "Ya gak mungkin meninggal karena ukurannya besar. Malah lebih disukai kaum hawa kalau ukurannya memang super. Kita semua akan bersyukur kalo dapat rezeki yang besar, apalagi soal barang begituan bagi yang sudah berumah tangga," ujar Heppy, Rabu (27/3/2019).

Terkait berita seorang mertua di Probolinggo yang melaporkan menantunya karena diduga memiliki alat kelamin super besar, Heppy mengaku tidak setuju. Ia menyayangkan sikap yang diambil pihak mertua.


Senada dengan Heppy, warga lainnya Marni (28) juga mengaku heran dengan berita soal ukuran alat kelamin pria yang tengah beredar. Menurutnya, alat kelamin perempuan itu sangat elastis. Jangankan sekadar untuk menyesuaikan dengan ukuran alat kelamin laki-laki, bayi saja bisa dikeluarkan dari alat kelamin perempuan.

"Gak mungkin meninggal karena kelamin pasangannya lah. Wong bayi saja bisa keluar dari kemaluan perempuan, apalagi cuma sebesar ukuran botol minum kecil," pungkas Marni. (sun/iwd)