detikNews
Senin 25 Maret 2019, 19:09 WIB

Pelaku Teror Alat Kelamin yang Terciduk Idap Gangguan Seksual

Enggran Eko Budianto - detikNews
Pelaku Teror Alat Kelamin yang Terciduk Idap Gangguan Seksual Pelaku teror alat kelamin (Foto: Enggran Eko Budianto)
Mojokerto - Seorang pria di Mojokerto diringkus setelah memamerkan alat kelaminnya kepada para perempuan. Rupanya, pelaku mengidap penyimpangan seksual ringan.

Pelaku pamer alat kelamin diketahui bernama Rachmad Kusnandar (38). Sebelumnya ditulis dengan inisial RK. Rachmad diringkus di rumahnya, Perumahan Jetis Permai, Kecamatan Jetis, Mojokerto, Jumat (15/3) sekitar pukul 17.30 WIB.

Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno mengatakan, pelaku menjalankan aksinya secara sadar. Pihaknya telah memeriksakan kondisi kejiwaan Rachmad ke RS Bhayangkara Polda Jatim di Surabaya.

"Kami periksakan psikologisnya di Polda Jatim, beliau mengalami penyimpangan seksual ringan," kata Setyo kepada wartawan saat jumpa pers di Mapolres Mojokerto, Jalan Gajah Mada, Kecamatan Mojosari, Senin (25/3/2019).


Setyo menjelaskan, Rachmad mengalami kelainan seksual ekshibisionisme. Menurut dia, dorongan keinginan untuk mengeluarkan alat kelamin itu datang secara tiba-tiba. Pelaku merasakan kepuasan setelah memamerkan kemaluannya ke para perempuan di jalan.

"Dia spontan merasakan kepuasan tersendiri kalau sudah mengeluarkan itunya. Itu datangnya tiba-tiba. Penyimpangan seksual itu kalau lagi berhasrat akan timbul," imbuhnya.

Perilaku seksual Rachmat dengan istrinya tergolong normal. Bapak dua anak itu masih rutin berhubungan badan dengan istrinya. Dua kali dalam sepekan.

Akibat perbuatannya, sang buruh pabrik itu dijerat dengan Pasal 36 UU RI No 44 tahun 2008 tentang Pornografi. "Ancaman pidananya paling lama 10 tahun penjara," tambahnya.

Aksi pamer alat kelamin dilakukan Rachmat di Jalan Gajah Mada, Mojosari, tepatnya di depan SMA Kita Bakti, Rabu (13/3) sekitar pukul 07.30 WIB. Sasarannya seorang wanita berusia 26 tahun asal Kecamatan Kutorejo, Mojokerto.


Kala itu korban menunggu penjual kue. Dia di tempat itu sendirian, tapi banyak orang di sekitar lokasi. Rachmat berhenti di tepi jalan dekat dengan korban. Dia memakai jaket putih dengan lengan hitam, celana jeans biru muda, helm warna putih, serta sepeda motor bebek warna hitam nopol S 6587 TC.

Sambil berpura-pura membetulkan posisi spion sepeda motornya, Rachmat memamerkan alat kelaminnya ke korban. Korban pun bergegas pulang karena ketakutan.

Sementara Rachmat mengaku dorongan untuk pamer alat kelamin itu muncul secara tiba-tiba. Dia merasakan kepuasan setelah menunjukkan kemaluannya kepada para wanita di jalan. Buruh pabrik ini mengaku perbuatan asusilanya itu dia lakukan tanpa tergiur kecantikan atau keseksian wanita yang dia temui di jalan.

"Tidak ingat seberapa sering, tiba-tiba muncul keinginan itu. Tidak tergiur kecantikan, tiba-tiba ingin saja," pungkasnya.
(sun/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed