DetikNews
Minggu 24 Maret 2019, 17:41 WIB

Dear Mahasiswa Baru, Ini Panduan Biaya Kos di Malang

Muhammad Aminudin - detikNews
Dear Mahasiswa Baru, Ini Panduan Biaya Kos di Malang salah satu kos untuk mahasiswa baru (Foto: Muhammad Aminudin)
Malang - Harga sewa kos di Kota Malang bervariatif. Jarak dengan kampus dan tambahan fasilitas menentukan perbedaan harga sewa. Untuk satu bulan biaya sewa termurah sebesar Rp 300 ribu, tentunya dengan fasilitas minim. Jika ingin mendapatkan kenyamanan, maka siap-siap merogoh kocek lebih dalam.

Harga sewa kos dengan fasilitas mewah dilengkapi AC, kamar mandi dalam, spring bad, lemari, meja belajar, area parkir dan keamanan 24 jam dibandrol diatas Rp 1,5 juta per bulannya. Bahkan, ada juga dengan harga dua kali lipat, dengan menyediakan fasilitas tambahan, seperti laundry bagi penghuninya.

Rumah kos ini bisa banyak ditemui di sekitar kawasan Universitas Brawijaya, seperti Jalan Watugong atau Jalan Soekarno-Hatta. Bila ingin tinggal di apartemen,harganya relatif mahal minimal Rp 2,5 juta per bulan.

Tapi tak semua mahasiswa memilih untuk menyewa kos dengan fasilitas terbaik. Hal itu, karena menyesuaikan kondisi isi kantong yang diberikan orang tua. Seperti Lilis Sundari, mahasiswa asal Jawa Barat ini justru memilih tempat kos dengan harga terjangkau.


Lilis bersama teman-temannya menempati rumah kos yang lokasinya masuk ke perkampungan, yang banyak ditemui di sebelah barat Universitas Brawijaya.

"Kalau masuk gang, dengan kamar standar harganya lebih terjangkau, dari mulai Rp 400 ribu per bulan. Itu lebih saya pilih, karena mengukur kemampuan keuangan," terang mahasiswa peternakan Universitas Brawijaya ini kepada detikcom, Minggu (24/3/2019).

Ditambahkan Lilis, memilih rumah kos dengan harga terjangkau sangat membantu, ketika dirinya datang ke Kota Malang untuk menimba ilmu. Karena masih banyak kebutuhan lain, yang harus dikeluarkan selama satu bulan.

"Belum biaya makan, serta biaya perkuliahan lain. Sedikit hemat dengan memilih kos yang terjangkau," terangnya kepada detikcom, Sabtu (23/3/2019).


Berbeda dengan Imah Nurdiyana, juga mahasiswi di Universitas Brawijaya yang justru memilih untuk kontrak rumah bersama para mahasiswi lain.

Harga kontrak sebesar hampir Rp 24 juta ditanggung oleh sebanyak 18 orang. Tentunya jika dibagi akan sangat meringankan bagi mahasiswi asal Lamongan ini. "Uang kontrak dibagi oleh semua penghuni, kemudian ada iuran untuk membeli bahan makanan, karena kita masak sendiri," bebernya.

Hampir semua perguruan tinggi favorit berada di wilayah Lowokwaru, Kota Malang, atau mengarah barat dari Balai Kota Malang. Seperti Universitas Islam Negeri Malang Maulana Malik Ibrahim, Universitas Negeri Malang, dan Universitas Brawijaya. Ketiga kampung ini memiliki lokasi yang sangat berdekatan.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed