DetikNews
Minggu 24 Maret 2019, 09:27 WIB

TKD Jatim Yakin Suara Jokowi Menang Hingga 70% di Bojonegoro

Hilda Meilisa - detikNews
TKD Jatim Yakin Suara Jokowi Menang Hingga 70% di Bojonegoro Konsolidasi TKD Jatim di Bojonegoro (Foto: Istimewa)
Bojonegoro - Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur terus berusaha keras di daerah yang pada Pilpres 2014 masih dimenangkan Prabowo Subianto. TKD Jatim yakin bisa membalikkan keadaan itu. Salah satunya adalah Bojonegoro.

"Kami baru saja ke Bojonegoro, konsolidasi lebih dari seribu relawan. Ada tokoh masyarakat dan dunia usaha yang di belakangnya ada para pekerja. Juga ada para purnawirawan TNI dan Polri dari Bojonegoro. Semuanya satu suara menangkan Jokowi, pertebal kemenangan," ujar Ketua TKD Jatim Machfud Arifin, Minggu (24/3/2019).

Hadir dalam konsolidasi adalah Bupati Bojonegoro Anna Muawanah, para pengusaha seperti Supramu dan Suprapto Santoso, dan pimpinan partai koalisi.

Pada Pilpres 2014, Prabowo Subianto mendapatkan 51,71 persen di Bojonegoro. Sedangkan Jokowi 48,29 persen.


"Di survei terakhir, Bojonegoro sudah dimenangkan Pak Jokowi. Kita harapkan ini bisa tembus 70 persen untuk kemenangan Pak Jokowi. Itulah cara rakyat dalam mengapresiasi kinerja Pak Jokowi, sekaligus menghukum pihak-pihak yang mungkin lebih suka memainkan model kampanye murahan dengan melempar hoaks dan fitnah," ujar Machfud.

Mantan Kapolda Jatim itu menambahkan, seusai konsolidasi di Bojonegoro, tim dan relawan terus bergerak menyisir semua segmen pemilih. Mereka menjadi garda terdepan pemenangan yang menyapa rakyat dari rumah ke rumah.

"Kabarkan ke semua orang tentang Pak Jokowi yang berkinerja hebat, dan KH Maruf Amin sosok ulama cerdas dan santun," ujarnya.

Machfud menegaskan, acara-acara konsolidasi maupun temu relawan bukan merupakan puncak kerja pemenangan, tapi justru merupakan awal dan penguat kerja pemenangan.

"Tugas berikutnya yang sudah, sedang, dan akan terus dilakukan adalah bergerak masif sampai bawah. Ajak keluarga dan saudara coblos Jokowi. Lalu geser ke kanan kiri rumah, yaitu para tetangga, 100 meter tetangga kanan, 100 meter tetangga kiri, 100 meter yang seberang jalan rumah. Semua rumah itu dimasuki, diajak memilih Pak Jokowi," ujarnya.


Machfud menambahkan, saat ini telah memasuki fase rapat umum alias kampanye terbuka. Di fase-fase krusial ini tim tetap melakukan aktivitas turun ke bawah.

"Jadi tetap pararel. Kampanye terbuka ada, kampanye yang bersifat door to door, pertemuan-pertemuan warga, tetap jalan. Saksi juga sudah persiapan. Muaranya pertebal kemenangan Pak Jokowi," pungkas Machfud.
(hil/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed