detikNews
Jumat 22 Maret 2019, 11:40 WIB

Peringati Hari Air Sedunia, Bupati dan Warga Pacitan Bersih-bersih Sungai

Purwoto Sumodiharjo - detikNews
Peringati Hari Air Sedunia, Bupati dan Warga Pacitan Bersih-bersih Sungai Hari air sedunia di Pacitan/Foto: Purwoto Sumodiharjo
Pacitan - Hari Air Sedunia diperingati unik di Pacitan. Ratusan warga menyusuri sungai Karanganyar, Kacamatan Kebonagung. Hadir pula Bupati Indartato bersama jajaran.

Sambil menyisir sungai, mereka memungut sampah yang tercecer. Sampah berbagai jenis itu lantas dimasukkan ke kantong plastik warna hitam.

Setelah terkumpul, limbah dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Umumnya berupa dahan dan ranting pohon. Tampak pula dedauan kering berserakan di antara bongkahan batu.

"Salah satu masalah yang kita hadapi adalah air. Baik itu air baku maupun air bersih," ucap Bupati Indartato berbincang dengan detikcom di sela kerja bakti.

Karenanya, lanjut orang nomor satu di Kota 1001 Gua, berupaya memelihara sumber daya air menjadi perhatian serius. Itu dilakukan dengan dua cara.


Secara berkala upaya konservasi lahan dan hutan terus digalakkan. Yakni dengan sistem penghijauan. Pada saat bersamaan masyarakat bersama pemerintah mengagendakan bersih-bersih sungai secara rutin.

Bupati pun bernostalgia saat dirinya anak-anak. Kala itu, masih banyak warga yang buang air besar di kali. Belakangan kebiasaan tersebut sudah hilang. Namun muncul pekerjaan rumah baru. Yaitu sampah plastik.

"Masalah yang kita hadapi sekarang adalah sampah plastik. Oleh karena itulah dalam rangka Hari Air Sedunia kita bersihkan kali dan kita jaga kelestariannya," tandas bupati dua periode itu.

Pada kesempatan yang sama Kepala Desa Karanganyar Pipit Handoko menjelaskan jika sungai berperan penting bagi warga. Tak hanya untuk irigasi, air sungai yang mengalir sepanjang tahun juga menjadi sumber baku air minum.

Umumnya warga membuat lubang di sisi sungai. Air di dasar sumur lantas disedot dan dialirkan ke permukiman. Karenanya, tambah Pipit, kebersihan sungai menjadi tanggungjawab semua pihak.


"Persoalannya sunber mata air yang ada rata-rata mengandung kapur. Jadi warga sini (Dusun Waru, Desa Karanganyar) mengandalkan air sungai untuk dikonsumsi," imbuh Pipit.

Pantauan detikcom, aksi bersih-bersih sungai dilaksanakan di beberapa titik berbeda. Usai dari Karanganyar, warga bergeser ke ruas jembatan Purwoasri. Kegiatan berakhir di ruas Jembatan Kayen, Kecamatan Kota.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed