Milenial Banyuwangi Padati Festival Young Entrepreneurs

Milenial Banyuwangi Padati Festival Young Entrepreneurs

Ardian Fanani - detikNews
Kamis, 21 Mar 2019 18:41 WIB
Festival Young Entrepreneurs di Banyuwangi/Foto: Ardian Fanani
Festival Young Entrepreneurs di Banyuwangi/Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi - Young Entrepreneurs Festival yang digelar Pemkab Banyuwangi di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Sayu Wiwit menjadi ajang pengalaman bagi milenials berwirausaha. Ratusan anak muda Banyuwangi, termasuk para santri, terlibat dalam acara yang dikonsep di ruang terbuka didesain arsitek kondang Andra Matin.

Ajang yang digelar dua hari, Rabu-Kamis (20-21/3/2019) ini dipenuhi wirausahawan muda Banyuwangi yang mulai berkembang.

"Luar biasa respons anak-anak muda ini. Artinya telah tumbuh semangat untuk menjadi pengusaha yang bermanfaat dengan membuka lapangan kerja," kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas kepada wartawan, Kamis (21/3/2019).

Anas mengatakan, Young Entrepreneur Festival digelar untuk membangun jejaring, membuka peluang kolaborasi, menjembatani kebutuhan pasar, dan membuka mindset kewirausahaan di kalangan anak muda.

Kegiatan ini, kata Anas, memberikan semangat kepada generasi muda tak hanya menggantungkan lowongan pekerjaan menjadi PNS ataupun pekerja swasta.

"Kami ingin makin banyak anak muda berani berbisnis. Masa depan bukan hanya jadi PNS, bukan lulus kuliah kemudian ramai-ramai melamar jadi pegawai bank. Bukan itu saja. Dunia ini luas. Begitu banyak peluang, apalagi dengan teknologi saat ini," tambah Anas.


Ajang ini, kata Anas, akan menciptakan ekosistem kewirausahaan baru bagi para milenials.

"Jadi kita sama-sama perkuat ekosistem kewirausahaan untuk milenial ini. Pelatihan-pelatihan berkelanjutan digelar. Juga kita gelar kompetisi-kompetisi bisnis yang hadiahnya modal ratusan juta, seperti Agribusiness Startup Competition. Saya berharap ini bisa membantu membangun ekosistem kewirausahaan yang baik," imbuhnya.

Young Entrepreneurs Festival diisi dengan berbagai acara. Mulai pelatihan digital marketing, manajemen keuangan, strategi permodalan, hingga sharing session dari komunitas usaha yang ada di daerah. Komunitas yang saling berbagi pengalaman merintis bisnis adalah desainer, barbershop, olahan pertanian, fesyen, arsitek muda, kuliner, fotografi, dan kopi.

"Saya senang anak-anak muda bisa berbagi cerita tentang pengalaman berbisnis. Apalagi lokasinya ini di ruang publik yang baru direvitalisasi. Sudah ada co-working space-nya. Pokoknya harus banyak lahir anak muda yang berani berbisnis di tengah berbagai tantangan," ujarnya.

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Budi Santoso menambahkan, selama festival dibuka berbagai kelas terkait kewirausahaan.

Salah satu kelas yang cukup ramai diikuti adalah kelas e-commerce yang menggandeng Gapura Digital and Women Will Surabaya.

"Kita memberikan pemahaman tentang produk knowladge, brand awareness-nya terhadap konsumen, agar ada peningkatan penjualan terhadap produk yang dihasilkan para peserta pelatihan," ujar Wildan Bagus, Quality Control Specialist dari Gapura Digital and Women Will Surabaya. (fat/fat)