DetikNews
Kamis 21 Maret 2019, 12:29 WIB

Cerita Pintu Rumah Dibobol Agar Perempuan Berbobot 200 Kg Bisa Dibawa ke RS

Eko Sudjarwo - detikNews
Cerita Pintu Rumah Dibobol Agar Perempuan Berbobot 200 Kg Bisa Dibawa ke RS Nurhidayati, wanita obesitas di Lamongan/Foto: Eko Sudjarwo
Lamongan - Proses evakuasi wanita Lamongan Nurhidayati Khusnul yang memiliki bobot hampir 200 kg itu diwarnai aksi-aksi dramatis. Mulai dari aksi membobol pintu hingga membopong wanita tersebut menggunakan terpal.

Cerita tentang keluarga dan tetangga yang terpaksa membobol pintu rumah Nurhidayati diungkapkan oleh sang bibi, Martiah. Keluarga terpaksa membobol pintu tersebut karena tidak muat untuk dilewati saat keluarga dan warga hendak membopong wanita obesitas itu ke ambulans.

"Pintu terpaksa dibobol karena tak muat kalau dipakai untuk membopong," kata Martiah kepada detikom, Kamis (21/3/2019).

Menurut Martiah, pembobolan pintu tidak membutuhkan waktu lama karena banyak tetangga yang datang membantu. Hanya sekitar 30 menit saja.


"Gak lama kok membobolnya, palingan cuma setengah jam," imbuh Martiah.

Selain harus membobol pintu rumah, keluarga juga mengaku kesulitan saat membopong Nurhidayati. Pasalnya, dengan berat badan yang hampir 200 kg, membopong ibu satu anak itu tidak bisa dilakukan oleh satu dua orang.

"Kalau hanya dua, tiga orang pasti tidak kuat," tambahnya.

Beruntung banyak keluarga dan tetangga yang membantu. Sehingga setelah membobol pintu, Nurhayati yang beberapa hari lalu mengalami gangguan pernapasan langsung dilarikan ke rumah sakit dengan ambulans.


Nurhayati dibopong tanpa menggunakan tandu yang biasa dipakai untuk mengusung pasien. Wanita berusia 31 tahun itu dibopong ramai-ramai menggunakan terpal.

"Banyak Mas yang bantu membopong, ada kalau 10 orang," kata suami Nurhidayati, Maskur.

Hingga hari ini, Nurhidayati masih mendapat perawatan medis dari tim medis RSUD dr Soegiri Lamongan. Perawatan terhadap Nurhidayati dilakukan secara intensif dengan melibatkan sejumlah dokter spesialis yang dimiliki rumah sakit milik Pemkab Lamongan itu.

"Pasien saat ini masih dirawat di ruang ICU RSUD dr Soegiri," kata Kabid Pelayanan RSUD dr Soegiri Lamongan, dr Maya Hangrainingrum.
(sun/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed