detikNews
Rabu 20 Maret 2019, 11:45 WIB

Selain Gapura, Ditemukan Juga Altar di Situs Tol Pandaan-Malang

Muhammad Aminudin - detikNews
Selain Gapura, Ditemukan Juga Altar di Situs Tol Pandaan-Malang Situs Sekaran di tengah proyek tol Pandaan-Malang (Foto: Muhammad Aminuddin)
Malang - Perkembangan baru terus ditemui dalam penggalian situs Sekaran. Sebuah pondasi paduraksa atau pintu gerbang terungkap dari tatanan bata yang digali. Bukan hanya itu, arkeolog juga mengindentifikasi adanya altar sebagai tempat arca dan sesajen.

Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur Andi Muhammad Said menyebut situs Sekaran adalah bangunan suci yang menghadap ke Gunung Semeru. Ekskavasi telah berhasil mengungkap adanya tatanan bata sebagai pondasi paduraksa atau pintu gerbang dari bangunan itu, selain altar tepat berada di belakangnya.

"Kami masih terus mencari paduraksa di sisi lain, karena harusnya ada dua. Yang sekarang baru ditemukan satu, yakni pondasi paduraksa atau pintu gerbang dari bangunan suci yang menghadap ke Gunung Semeru (timur)," terang Andi kepada detikcom, Rabu (20/3/2019).


Upaya pencarian sisi lain dari paduraksa dilakukan dengan menggali pada bagian timur laut. Diharapkan penyingkapan material tanah bisa mengungkap tatanan bata sebagai pondasi di sisi satunya.

"Untuk mencari sisi lain dari paduraksa dilakukan penggalian di sisi timur, semoga saja menemui titik terang," ungkapnya.

Soal altar, Andi menyebut jika ditemukan dalam bentuk persegi berukuran sekitar 2x2 meter yang terletak radius 5 meter dari pondasi gapura.

"Batur atau biasa disebut altar sebagai tempat arca dan sesajen yang berada di belakang gapura," bebernya.


Menurut Andi, era keberadaan dari situs Sekaran diyakini sudah berdiri sebelum Pra-Majapahit atau di era Dinasti Song abad X. Dinasti Song memerintah Cina sejak 960 masehi sampai dengan 1279 masehi.

Hal ini diperkuat dengan temuan uang gobog yang dilengkapi tulisan pada masa dinasti itu di sekitar lokasi situs. "Temuan koin atau uang gobog menunjukkan pada masa Dinasti Song abad X sebelum Majapahit," tegasnya.

Lokasi penggalian sudah berjalan 8 hari meluas sampai radius 23x23 meter. Situs Sekaran berada di Km 37+700 tol Pandaan-Malang atau di wilayah Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

BPCB Jawa Timur mengatakan pascaekskavasi, pengelolaan situs akan diserahkan kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang.
(fat/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed