Akhiri Kampanye di Banyuwangi, Sandiaga Uno Ajak Ulama Tangkal Hoax

Ardian Fanani - detikNews
Selasa, 19 Mar 2019 18:28 WIB
Sandiaga saat bertemu dengan kiai, habaib, dan masyayikh sewilayah Tapal Kuda (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi - Mengakhiri kampanye di Banyuwangi, calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahudin Uno bersilaturahmi dengan Kiai, Habaib, Masyayikh sewilayah Tapal Kuda. Sandiaga Uno meminta dan mengajak kepada ulama untuk menangkal hoax jelang pilpres.

Silaturahmi ini dilakukan di Home Stay Latanza, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Selasa (19/3/2019).

Dalam kesempatan itu, Sandiaga Salahudin Uno menyampaikan agar massa pendukungnya tidak percaya kabar yang menyebutkan jika Prabowo-Sandi menang tahlilan dan manaqib dilarang. Menurutnya itu hanyalah kabar hoax yang tidak perlu dipercaya.

"Saya tiap hari rajin ikut tahlilan, ikut majlis manaqib. Bohong besar jika kita akan melakukan pelarangan tahlil dan manaqib," ujar Sandiaga Salahudin Uno di depan Kyai, Habaib, Masyayikh se wilayah Tapal Kuda.


Sandi juga meminta Pemerintah mendorong penerbitan Undang-undang pesantren. Di mana pesantren diberikan kesetaraan sehingga lulusan pesantren dan lulusan sekolah formal lainnya mendapatkan kesempatan yang sama dalam mendapatkan lapangan kerja.

"Kita ingin undang-undang itu disahkan. Semoga secepatnya kita bisa sahkan setelah kita menjadi Presiden dan Wakil Presiden," tambahnya.

Selain menangkal hoax, di hadapan ratusan pendukungnya Sandi menyampaikan program Prabowo-Sandi. Dia berjanji akan melakukan perbaikan ekonomi dan perubahan di bawah Prabowo-Sandi jika dipercaya rakyat.

"Kita ingin negeri ini ditingkatkan perbaikan ekonominya, pembukaan lapangan kerja serta menjaga kestabilan harga terutama biaya-biaya yang berkaitan dengan biaya-biaya keseharian," tegasnya.

Sebelum bertemu Kyai, Habaib dan Masyayikh, Sandi juga mengunjungi Pesantren Nuhuudiyah, Desa Parijatahkulon, Kecamatan Srono. Di depan para santri, Sandiaga Salahudin Uno mengaku takjub dengan ide brilian para santri yang mengembangkan usaha budidaya sidat.

Antusiasme para santri entrepreneur di Ponpes Nuhuudiyah, Desa Parijatah, Kecamatan Srono, Banyuwangi membuat Sandiaga Uno semakin bersemangat mencanangkan program OKE OCE Santri Entrepreneur (Santripreneur) kelak terpilih bersama dengan Capres Prabowo Subianto.


Di depan ratusan santri, Sandiaga Salahudin Uno mengaku takjub dengan ide brilian para santri yang saat ini sedang membangun usaha pengembangbiakan sidat.

"Saya semakin bersemangat. Di Banyuwangi sangat bagus.Apalagi
Budidaya sidat unagi sangat diminati di Indonesia dan di Tokyo Jepang," ujar Sandiaga.

Program OKE OCE Santri Entrepreneur, kata Sandi, bakal akan membuka lapangan pekerjaan bagi pengangguran. Tentunya dengan bentuk wirausaha seperti Usaha Mikro dan Kecil Menengah (UMKM).

"Tentunya UMKM ini sebenarnya kekuatan ekonomi Indonesia. Data yang kami miliki 97 persen usaha di di Indonesia adalah UMKM," tambahnya. (iwd/iwd)