detikNews
Selasa 19 Maret 2019, 13:33 WIB

Marah Tak Ditemui Perwakilan Gojek, Massa Ojek Online Bakar Keranda

Amir Baihaqi - detikNews
Marah Tak Ditemui Perwakilan Gojek, Massa Ojek Online Bakar Keranda Massa ojek online membakar keranda (Foto: Amir Baihaqi)
Surabaya - Dari kantor Grab di kawasan Klampis, massa ojek online bergeser ke kantor Gojek di Jalan Ngagel Selatan. Kantor Gojek sendiri dijaga ketat baik dari pihak keamanan kantor maupun dari kepolisian.

Massa ojek online meminta agar ditemui perwakilan dari Gojek. Namun tak ada satupun yang menemui. Kesal karena tidak ada perwakilan aplikator yang keluar, massa melampiaskannya dengan membakar sebuah keranda di depan gerbang kantor Gojek.

Polisi sempat melarang pembakaran itu, namun massa terlihat tak mengacuhkan permintaan polisi. Massa akhirnya tetap membakar keranda yang di dalamnya telah diberi dua ban karet.


"Ayo matikan, saya perintahkan matikan. Tolong ambil apar matikan itu," kata Wakpolrestabes Surabaya AKBP Leonardus Simarmata, Selasa (18/3/2019).

Tak perlu waktu lama petugas, beberapa petugas kemudian dari dalam kantor Gojek kemudian membawa alat pemadam ringan (apar) dan mematikan api.

Puas berunjuk rasa dan berorasi hampir selama sekitar 1 jam, massa kemudian kembali bergerak meninggalkan kantor Gojek dengan tertib.


"Ayo teman-teman kita bergerak lagi. Kita sekarang ke Gedung Grahadi," kata salah satu orator di atas mobil komando.

Aksi ratusan ojek online ini membuat Jalan Ngagel Selatan macet total. Hal itu disebabkan ribuan ojek online dan driver online yang tergabung dalam Frontal (Front Driver Online Tolak Aplikator Nakal) menyerbu kantor Gojek.

Dari pantauan detikcom di lapangan, akibat penumpukan massa dan kendaraan di Jalan Ngagel Selatan, beberapa jalan seperti Jalan Ngagel, Pucang, dan Gubeng juga merasakan kemacetan.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com